LSM GEMUL Soroti Infrastruktur dan Transparansi Kesiapan Program Pendidikan Digital di Lampung Barat

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istw

Foto: Istw

Lampung Barat,Detikfaktual.com – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Untuk Lampung (LSM GEMUL), Irfan Fajri, menyampaikan kritik terhadap kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat terkait kesiapan pelaksanaan program pendidikan berbasis digital.

Kritik tersebut disampaikan sebagai respons atas pernyataan pihak Dinas yang sebelumnya membuka ruang terhadap kritik dan masukan publik. Namun demikian, menurut Irfan, masih terdapat sejumlah pertanyaan teknis yang belum terjawab secara rinci.

“Perlu adanya penjelasan yang lebih konkret agar masyarakat memahami kesiapan pelaksanaan di lapangan,” ujar Irfan dalam keterangannya dikutip dari tikampost, Rabu (1/3/2026)

Ia menilai, transparansi dalam kebijakan publik, khususnya di sektor pendidikan, menjadi hal penting agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kakorlantas Irjen Pol Agus Hadiri Halalbihalal 2026 di Mabes Polri

Menurutnya, respons yang jelas dari pihak terkait sangat dibutuhkan, terutama menyangkut kesiapan infrastruktur serta mekanisme pelaksanaan program di lapangan.

Selain itu, GEMUL juga menyoroti kondisi geografis dan ekonomi masyarakat Lampung Barat yang dinilai perlu menjadi pertimbangan dalam penerapan kebijakan berbasis digital, seperti ujian daring.

“Masih ada wilayah yang memiliki keterbatasan akses internet. Hal ini perlu menjadi perhatian agar kebijakan yang diterapkan dapat berjalan secara merata,” tambahnya.

GEMUL berharap, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik terkait kesiapan program tersebut, termasuk langkah antisipasi terhadap kendala yang mungkin dihadapi masyarakat.

Baca Juga :  Minibus Lawan Arus di Gunung Sahari Viral, Sopir Kabur dari Polisi hingga Diamuk Massa


Lebih lanjut, pihaknya berencana mengajukan permohonan audiensi guna memperoleh penjelasan langsung serta mendorong adanya dialog konstruktif antara pemerintah dan masyarakat.

“Harapannya, kebijakan pendidikan yang diterapkan dapat mempertimbangkan kondisi riil di lapangan serta memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat,” tutup Irfan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat belum memberikan tanggapan resmi terkait hal tersebut.

(Rwn)

Berita Terkait

Warga Antre di SPBU Kapuk, Antisipasi Kenaikan Harga BBM 1 April 2026
Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Masyarakat Diminta Tak Panik
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Pers Berkelanjutan
Pria Nyaris Lompat dari Jembatan Cisadane, Polisi dan Damkar Berhasil Selamatkan Korban
Wilson Lalengke: Take Down Berita adalah Kejahatan Jurnalistik
Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Polisi Amankan Pelaku Curanmor di Batuceper
Trump Pilih Jalur Negosiasi untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Pemerintah Luncurkan Kereta Api Kerakyatan, Mudik Lebaran Lebih Murah dan Nyaman

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 03:11 WIB

LSM GEMUL Soroti Infrastruktur dan Transparansi Kesiapan Program Pendidikan Digital di Lampung Barat

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:55 WIB

Warga Antre di SPBU Kapuk, Antisipasi Kenaikan Harga BBM 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:10 WIB

Pria Nyaris Lompat dari Jembatan Cisadane, Polisi dan Damkar Berhasil Selamatkan Korban

Selasa, 31 Maret 2026 - 02:38 WIB

Wilson Lalengke: Take Down Berita adalah Kejahatan Jurnalistik

Berita Terbaru