Lapak Batu dan Karet di Bandarsari Diduga Tak Berizin, Pemilik: Saya Setor ke Kepala Kampung

Minggu, 12 April 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi Lapak Batu di Kampung Bandarsari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung

Foto ilustrasi Lapak Batu di Kampung Bandarsari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung

WAY KANAN, Detikfaktual.com – Sebuah lapak penampungan batu dan karet yang disebut-sebut milik Boiman di Kampung Bandarsari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung, menjadi sorotan publik.

Lapak tersebut diduga beroperasi tanpa mengantongi izin resmi dari pihak berwenang. Dugaan ini mencuat setelah warga sekitar mempertanyakan legalitas usaha yang telah berjalan cukup lama di wilayah mereka.

Tim media mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada pemilik lapak, Boiman. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa urusan perizinan telah diserahkan kepada kepala kampung.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng


“Maaf Pak, jika masalah izin, itu sudah kami serahkan kepada kepala kampung,” ujar Boiman kepada awak media,(11/4/2026)

Boiman juga mengaku adanya setoran rutin dari para pemilik lapak kepada pihak kampung sebagai bentuk kontribusi.

“Karena kami yang memiliki lapak batu dan karet sudah ada setoran setiap bulan sebesar Rp150 ribu. Dana tersebut jika sudah terkumpul akan digunakan untuk membeli mobil ambulans. Ini sudah berjalan dua tahun, dan saya sendiri sudah menyetor sekitar Rp2 juta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kampung Bandarsari, Tarwani, saat dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp, memberikan keterangan yang berbeda terkait pengelolaan dana tersebut.

“Dari hasil rapat tahun 2024, uang yang dipegang ketua dan bendahara lapak terkumpul Rp4,5 juta. Sementara untuk kelompok lapak karet tidak ada yang mau bayar, dan untuk Pak Boiman baru tujuh kali bayar,” ungkap Tarwani saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Ia juga menjelaskan bahwa kesepakatan pengumpulan dana tersebut merupakan hasil musyawarah bersama warga pemilik lapak.

“Sewaktu rapat di balai kampung, seluruh pemilik lapak batu dan karet sepakat untuk membeli mobil ambulans jika dananya sudah mencukupi,” tambahnya.

Perbedaan keterangan antara pemilik lapak dan kepala kampung ini menimbulkan tanda tanya serta memunculkan dugaan adanya ketidakharmonisan maupun potensi persoalan dalam pengelolaan lapak tersebut.

Baca Juga :  Dishub Kota Bekasi Akan Pasang Portal 3,5 Meter, Sopir Truk Luar Kota Takut Terjebak

Hingga berita ini diturunkan pihak terkait belum dimintai konfirmasi. Kendati demikian pihak media akan berupaya mendapatkan informasi resmi soal perizinan lapak batu yang menjadi sorotan warga.



(Timred/Dntp)

Berita Terkait

Tokoh Nasional Ramai Bergabung ke PSI, Grace Natalie: Perkuat Kepengurusan di Daerah
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng
Dishub Kota Bekasi Akan Pasang Portal 3,5 Meter, Sopir Truk Luar Kota Takut Terjebak

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 19:03 WIB

Tokoh Nasional Ramai Bergabung ke PSI, Grace Natalie: Perkuat Kepengurusan di Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 15:37 WIB

Lapak Batu dan Karet di Bandarsari Diduga Tak Berizin, Pemilik: Saya Setor ke Kepala Kampung

Sabtu, 11 April 2026 - 14:51 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng

Kamis, 2 April 2026 - 07:54 WIB

Dishub Kota Bekasi Akan Pasang Portal 3,5 Meter, Sopir Truk Luar Kota Takut Terjebak

Berita Terbaru

sejumlah barang bukti yang diamankan, di antaranya beberapa unit sepeda motor berbagai jenis (Polres Metro Tangerang Kota)

Hukum & Kriminal

Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor Lintas Wilayah yang Beraksi di 30 TKP

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:56 WIB

Barang bukti narkotika jenis sabu yang dikemas dalam plastik klip bening beserta sejumlah unit handphone yang diamankan petugas Satresnarkoba Polres Dharmasraya

Hukum & Kriminal

Polres Dharmasraya Gerebek Pesta Sabu, Lima Orang Diamankan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:00 WIB