Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi, Polisi Tutup Jalan Merdeka Selatan

Senin, 15 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menutup Jalan Medan Merdeka Selatan arah Tugu Tani, Jakarta Pusat karena ada unjuk rasa mahasiswa, Senin, 15 Juni 2026. (Antara/Lia Wanadriani Santosa)

Polisi menutup Jalan Medan Merdeka Selatan arah Tugu Tani, Jakarta Pusat karena ada unjuk rasa mahasiswa, Senin, 15 Juni 2026. (Antara/Lia Wanadriani Santosa)

JAKARTA, Detikfaktual.com – Polisi menutup akses Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dari dua arah seiring berlangsungnya aksi unjuk rasa mahasiswa, Senin (15/6/2026).

Ratusan mahasiswa yang sebelumnya berkumpul di kawasan Tugu Tani mulai berjalan kaki menuju lokasi aksi sekitar pukul 14.27 WIB dan tiba di Jalan Medan Merdeka Selatan pada pukul 14.50 WIB.

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan terkait isu-isu nasional. Sejumlah persoalan yang disorot antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG), pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Baca Juga :  ITW Desak Pemerintah Siapkan ‘Panggung Demokrasi’ demi Cegah Kerusuhan saat Unjuk Rasa

Penutupan jalan yang dilakukan aparat berdampak pada layanan transportasi umum. Beberapa rute Transjakarta, seperti koridor 2A dan 5C yang melintas menuju kawasan Monas, dialihkan sebelum mencapai kawasan Patung Kuda.

Untuk mengamankan jalannya aksi, kepolisian mengerahkan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta polsek jajaran.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan pengamanan tidak hanya difokuskan di kawasan Medan Merdeka Selatan.

Baca Juga :  Pria Tewas Bersimbah Darah dengan Luka Tusuk di Cengkareng

Unjuk rasa juga berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI di Senayan serta di Jalan Kwitang Raya, Jakarta Pusat.

Sementara itu, terkait pengaturan lalu lintas, kepolisian menyebut rekayasa arus kendaraan dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi dan perkembangan jumlah massa di lapangan guna mengurangi dampak kemacetan di sekitar lokasi aksi.

Berita Terkait

Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi dengan Sabuk Kamtibmas
Bukan main Puluhan Senpi dan Ratusan Peluru di Ungkap Polda Maluku Utara
Polsek Pinang Pastikan Anak yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan dalam Keadaan Sehat
Wakapolres Metro Tangerang Kota Resmi Diambil Sumpah Jabatan, Teguhkan Komitmen Integritas dan Pelayanan kepada Masyarakat
Sinergi Polres, BPN, dan FWJI Perkuat Edukasi Pertanahan untuk Tekan Praktik Mafia Tanah
Kapolres Metro Jakarta Barat Tegaskan Zero Narkoba bagi Anggota
Sambut HUT ke-81 RI, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Apel dan Kerja Bakti
Sambangi Pangkalan Ojol, TNI Polri Berikan Bantuan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:24

Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi dengan Sabuk Kamtibmas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:47

Polsek Pinang Pastikan Anak yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan dalam Keadaan Sehat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:00

Wakapolres Metro Tangerang Kota Resmi Diambil Sumpah Jabatan, Teguhkan Komitmen Integritas dan Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:52

Sinergi Polres, BPN, dan FWJI Perkuat Edukasi Pertanahan untuk Tekan Praktik Mafia Tanah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:38

Kapolres Metro Jakarta Barat Tegaskan Zero Narkoba bagi Anggota

Berita Terbaru