News  

Iran Ancam Balasan Lebih Besar terhadap Sekutu Amerika Serikat

Petugas penyelamat membawa jenazah korban setelah serangan terhadap sebuah gedung di Lapangan Enghelab, Teheran (Foto Istw)

INTERNASIONAL,Detikfaktual.com – Israel melancarkan serangkaian serangan udara terhadap target keamanan di Iran serta posisi Hezbollah di Beirut, sementara Iran memperingatkan bahwa tindakan Amerika Serikat dan sekutunya berpotensi memicu “penghancuran total infrastruktur militer dan ekonomi kawasan.” Konflik yang meningkat cepat itu kini memasuki hari kelima dan meluas hingga ke Samudra Hindia di lepas pantai Sri Lanka.

Militer Israel menyatakan serangan menyasar fasilitas yang terkait dengan Basij, sayap paramiliter dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), serta sejumlah fasilitas pasukan keamanan internal Iran. Laporan media Kurdi juga menyebut kantor polisi dan markas IRGC di wilayah barat laut Iran hancur akibat serangan udara.

Ketegangan regional turut meningkat. Iran dilaporkan menyerang negara-negara Teluk, sementara Hezbollah menembakkan roket ke wilayah Israel dan Siprus. Turki menyatakan sistem pertahanan udara NATO berhasil mencegat rudal balistik yang mengarah ke wilayah udaranya, sedangkan Arab Saudi mengaku telah mencegat tiga rudal jelajah.

Di Samudra Hindia, Amerika Serikat mengklaim telah menenggelamkan kapal perang Iran. Otoritas Sri Lanka melaporkan sedikitnya 80 orang tewas dan 23 lainnya berhasil diselamatkan dari kapal yang diperkirakan membawa sekitar 180 orang tersebut.

Korban tewas di Iran terus meningkat. Perkiraan terbaru menyebut antara 1.045 hingga 1.500 orang tewas sejak konflik lima hari itu dimulai.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan perang kemungkinan berlangsung lebih lama dari perkiraan awal, bahkan dapat mencapai delapan minggu. “Bisa empat minggu, enam, atau delapan. Pada akhirnya kami yang menentukan tempo dan kecepatannya,” ujarnya.

Sementara itu, IRGC menegaskan akan terus menyerang sekutu Amerika di kawasan. Iran juga memperingatkan akan menargetkan kedutaan Israel di seluruh dunia jika Israel menyerang perwakilannya di Beirut.

Di Lebanon, Israel mengeluarkan perintah evakuasi untuk wilayah selatan Sungai Litani sekitar seperempat wilayah negara itu, sementara Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan tiga orang tewas dalam serangan terbaru Israel.

Di tengah konflik yang terus meningkat, prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei ditunda tanpa batas waktu akibat situasi keamanan. Para ulama senior Iran kini berkumpul untuk memilih pemimpin tertinggi baru, dengan Mojtaba Khamenei putra Ali Khamenei disebut sebagai kandidat terkuat.


(DM)

Tinggalkan Balasan