JAKARTA, Detikfaktual.com – Usai viral adanya dugaan manipulasi status penyelesaian laporan warga terkait parkir liar melalui aplikasi JAKI direspons Staf Khusus (Stafsus) Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo.
Melalui komentarnya di media sosial, Yustinus menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap dugaan adanya manipulasi dalam status penyelesaian laporan warga melalui JAKI. Ia menegaskan, praktik semacam itu tidak seharusnya terjadi dalam sistem pelayanan publik.
“Baik, akan saya tindak lanjuti. Mestinya tidak demikian. Saya akan minta dicek, dan jika terbukti ada respons palsu, tentu akan diperiksa serta dikenai sanksi,” ujar Yustinus melalui komentarnya dimedsos, Minggu (5/6/2026).
Selain itu, Yustinus juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila respons yang diberikan sebelumnya dirasa lambat atau tidak memuaskan.
Kasus ini mencuat setelah seorang warga curhat di media sosial soal penanganan parkir liar di wilayahnya. Dalam aduannya, warga tersebut mengaku telah berupaya menegur langsung pelaku di lapangan, namun tidak membuahkan hasil.
Karena tidak mendapatkan respons dari pemilik kendaraan yang parkir sembarangan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kelurahan. Namun, laporan tersebut diduga tidak ditindaklanjuti.
Merasa tidak mendapat solusi, warga kemudian melaporkan kembali melalui aplikasi JAKI. Namun alih-alih mendapatkan penyelesaian, warga justru kembali kecewa karena respons petugas di lapangan diduga memanipulasi status penyelesaian laporan.
Kasus ini pun menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi sistem pengaduan layanan publik serta pengawasan petugas dilapangan.
(Rwn)








