Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Anggaran Dinilai Cukup

Senin, 6 April 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Detikfaktual.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah masih mampu memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026.

Purbaya menyatakan, pemerintah telah melakukan perhitungan matang terhadap anggaran yang tersedia, termasuk dengan asumsi harga minyak dunia berada di kisaran rata-rata 100 dolar AS per barel.

“Subsidi terhadap BBM itu tidak dihilangkan, akan terus diadakan sampai akhir tahun. Jadi waktu kita exercise, kita sudah memperhitungkan dengan harga minyak dunia rata-rata 100 dolar AS per barel sampai akhir tahun,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Tiga Langkah Strategis Camat Kresek Eka: Gempur Sampah, Siapkan TPS dan Bangun Kesadaran Warga

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi tetap stabil meskipun terjadi kenaikan harga minyak global. Menurutnya, pemerintah memiliki bantalan fiskal yang cukup kuat untuk mengantisipasi kondisi tersebut.

Purbaya mengungkapkan, saat ini pemerintah memiliki cadangan anggaran sebesar Rp420 triliun dalam bentuk Sisa Anggaran Lebih (SAL) yang dapat digunakan jika terjadi tekanan terhadap subsidi energi.

“Kalau kepepet, selama suplai masih ada, kita punya bantalan sebesar Rp420 triliun dalam bentuk SAL yang bisa dipakai,” jelasnya.

Meski demikian, ia menilai kemungkinan harga minyak dunia bertahan di atas 100 dolar AS per barel dalam jangka panjang relatif kecil, dengan mempertimbangkan dinamika politik global, khususnya di Amerika Serikat.

“Rasanya peluang harga minyak bertahan di atas 100 itu kecil untuk waktu yang panjang kalau melihat kondisi politik di Amerika Serikat,” katanya.

Baca Juga :  Polsek Teluknaga Ungkap Kasus Pencurian Alumunium di Kosambi, Tiga Pelaku Diamankan

Purbaya pun meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kenaikan harga BBM subsidi. Ia memastikan kondisi fiskal pemerintah masih dalam posisi aman.

“Saya tegaskan masyarakat tidak perlu khawatir atau berspekulasi bahwa pemerintah kehabisan uang. Gini-gini uangnya banyak nih, beunghar, kaya lah. Jadi uang kita cukup,” pungkasnya*


(Mul)

Berita Terkait

China Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak Terbesar di Dunia, Picu Kekhawatiran Internasional
Presiden Prabowo Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Dipastikan Hoaks
Tim Kejati Kalsel Diduga Periksa KSOP Banjarmasin Selama 8 Jam, Bawa Dua Kotak dari Lokasi
Prabowo Tawarkan Kemitraan Investasi Nyata di Forum Indonesia-Jepang, Tekankan Proyek Harus Layak dan Berkelanjutan
Ketegangan AS – Iran Picu Kekhawatiran Energi Global, Trump Minta Bantuan 7 Negara Amankan Selat Hormuz
Jelang Idul Fitri Pokja Gunung Kaler Serap Aspirasi Lansia, Bupati Tangerang Beri Apresiasi
Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Respons Keluhan Warga, Wali Kota Jakbar Tinjau Langsung ke Lokasi Pemasangan Pipa Air di Jalan 1 Maret

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 22:16 WIB

Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Anggaran Dinilai Cukup

Minggu, 5 April 2026 - 09:15 WIB

China Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak Terbesar di Dunia, Picu Kekhawatiran Internasional

Kamis, 2 April 2026 - 15:35 WIB

Presiden Prabowo Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Dipastikan Hoaks

Rabu, 1 April 2026 - 02:51 WIB

Tim Kejati Kalsel Diduga Periksa KSOP Banjarmasin Selama 8 Jam, Bawa Dua Kotak dari Lokasi

Senin, 30 Maret 2026 - 13:33 WIB

Prabowo Tawarkan Kemitraan Investasi Nyata di Forum Indonesia-Jepang, Tekankan Proyek Harus Layak dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Foto tangkapan layar longsor dicadas pangeran

Peristiwa

Longsor Tutup Total Jalan Cadas Pangeran Sumedang

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:26 WIB