QR Code Mendadak Dihapus, Masyarakat Minta Mekanisme Cadangan BBM Subsidi

Senin, 6 April 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Detikfaktual.com – QR Code untuk pembelian BBM subsidi secara tiba-tiba tidak dapat digunakan (Data dihapus) saat pengisian di SPBU memicu keluhan di masyarakat. Kendala ini dinilai menghambat aktivitas, terutama bagi pengguna yang bergantung pada BBM subsidi untuk mobilitas harian.

Sejumlah pengguna BBM subsidi mengaku tidak dapat melakukan transaksi karena QR Code yang terdaftar mendadak tidak terbaca atau data kendaraan telah dihapus sistem. Kondisi tersebut memaksa sebagian pengguna menunda pengisian bahan bakar atau beralih ke BBM non-subsidi dengan biaya lebih tinggi.

Gangguan ini disebut merugikan karena proses verifikasi ulang dinilai memakan waktu cukup lama. Bahkan, beberapa pengguna mengaku harus menunggu hingga berhari-hari agar QR Code mereka kembali aktif.

“Sudah empat hari barcode saya enggak bisa dipakai. Pas mau ngisi tiba-tiba data dihapus suru daftar ulang, akhirnya bingung. Sudah coba daftar ulang, semua data lengkap, tapi tetap saja menunggu, belum aktif juga udah berapa hari ini,” kata Kokoh.

Baca Juga :  KSAL Cup 2026 Resmi Dibuka, 875 Atlet Karate dari TNI-Polri dan Dojo Nasional Berlaga di GOR Ciracas


Situasi ini dinilai semakin menyulitkan sopir logistik yang sedang melakukan perjalanan jauh. Ketergantungan pada BBM subsidi jenis solar membuat mereka tidak memiliki banyak alternatif ketika sistem secara tiba-tiba menghapus data kendaraan mereka.

Ia berharap adanya mekanisme cadangan atau alternatif verifikasi yang dapat digunakan saat QR Code mengalami ganguan. “Kalau tiba-tiba data dihapus, minimal ada cara pengisian BBM subsidi cadangan jadi orang yang perjalanan jauh kaga kesusahan,kalau beli dexlite uangnya mana cukup, bisa-bisa mobil mogok dijalan,”keluhnya.

Baca Juga :  PWGK-Kresek Kabupaten Tangerang Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri 1447

Pertamina Buka Suara 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap sistem penyaluran Pertalite dan Biosolar.

“Saat ini Pertamina Patra Niaga sedang melaksanakan evaluasi sistem melalui proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen,” ujar Roberth, dilansir dari Kompas.com, (4/4/2026).


Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan aktivitas rutin sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas data dan optimalisasi layanan distribusi BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, dampak dari proses tersebut membuat sebagian data konsumen menjadi tidak aktif. Pengguna yang terdampak di minta untuk melakukan pendaftaran ulang agar dapat kembali mengakses BBM subsidi.

(Rwn)

Berita Terkait

Usai Viral Laporan JAKI Diduga Dibalas AI, Warga Ramai Bagikan Pengalaman Serupa di Medsos
Tiga Langkah Strategis Camat Kresek Eka: Gempur Sampah, Siapkan TPS dan Bangun Kesadaran Warga
Prabowo Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Target 100 Titik Rampung Mei 2026
Trump Klaim Negosiasi AS-Iran Hampir Tembus Kesepakatan
Sopir Truk Kesulitan Daftar Ulang QR Code BBM Subsidi, Pengajuan Selalu Ditolak hingga Diminta Unggah BPKB
Parkir Berbayar Diduga Ilegal di Rusun Pesakih, Rinto SH: Berpotensi Pungli
Praktik Parkir di Rusun Pesakih Diduga Jadi Ladang Pungli Berpotensi Masuk Ranah Tipikor
Manipulasi Status Penyelesaian Laporan JAKI Direspons Stafsus Gubernur DKI Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:41 WIB

Usai Viral Laporan JAKI Diduga Dibalas AI, Warga Ramai Bagikan Pengalaman Serupa di Medsos

Rabu, 8 April 2026 - 11:20 WIB

Tiga Langkah Strategis Camat Kresek Eka: Gempur Sampah, Siapkan TPS dan Bangun Kesadaran Warga

Rabu, 8 April 2026 - 07:34 WIB

Trump Klaim Negosiasi AS-Iran Hampir Tembus Kesepakatan

Selasa, 7 April 2026 - 16:39 WIB

Sopir Truk Kesulitan Daftar Ulang QR Code BBM Subsidi, Pengajuan Selalu Ditolak hingga Diminta Unggah BPKB

Selasa, 7 April 2026 - 11:31 WIB

Parkir Berbayar Diduga Ilegal di Rusun Pesakih, Rinto SH: Berpotensi Pungli

Berita Terbaru

Foto tangkapan layar longsor dicadas pangeran

Peristiwa

Longsor Tutup Total Jalan Cadas Pangeran Sumedang

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:26 WIB