Sopir Truk Kesulitan Daftar Ulang QR Code BBM Subsidi, Pengajuan Selalu Ditolak hingga Diminta Unggah BPKB

Selasa, 7 April 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Detikfaktual.com – Sejumlah sopir truk di kawasan kapuk,Jakarta Barat mengaku kesulitan dalam proses pendaftaran ulang QR Code untuk pembelian BBM subsidi. Salah satunya dialami Marta, yang mengaku QR Code miliknya tidak lagi dapat digunakan karena data kendaraan disebut telah terhapus dari sistem.

Marta mengatakan, upaya pendaftaran ulang yang dilakukannya berkali-kali selalu berujung pada penolakan. Ia bahkan diminta mengunggah dokumen Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sebagai salah satu syarat verifikasi.

“Sudah coba daftar berulang kali, tapi selalu ditolak. Terus ada pemberitahuan nomor kendaraan telah terdaftar, lalu disuruh isi form keluhan dan diminta foto BPKB,” keluhnya, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga :  Prabowo Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Target 100 Titik Rampung Mei 2026


Menurut dia, permintaan unggahan BPKB menjadi kendala tersendiri bagi para sopir. Pasalnya, tidak semua pengemudi memiliki akses langsung terhadap dokumen tersebut, terutama bagi mereka yang mengoperasikan kendaraan yang masih dalam masa kredit.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah sopir lainnya. Mereka mengaku kesulitan memenuhi persyaratan administratif yang dinilai kurang fleksibel dan tidak mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Para sopir menilai, persoalan ini berpotensi menghambat aktivitas operasional mereka. Ketergantungan terhadap BBM subsidi membuat kendala pada QR Code berdampak langsung pada pendapatan harian.

Baca Juga :  Manipulasi Status Penyelesaian Laporan JAKI Direspons Stafsus Gubernur DKI Jakarta


Mereka berharap ada kemudahan dan kejelasan dalam proses pendaftaran ulang QR Code BBM subsidi agar tidak menyulitkan masyarakat, khususnya pengemudi angkutan barang.


(Rwn)

Berita Terkait

Usai Viral Laporan JAKI Diduga Dibalas AI, Warga Ramai Bagikan Pengalaman Serupa di Medsos
Tiga Langkah Strategis Camat Kresek Eka: Gempur Sampah, Siapkan TPS dan Bangun Kesadaran Warga
Prabowo Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Target 100 Titik Rampung Mei 2026
Trump Klaim Negosiasi AS-Iran Hampir Tembus Kesepakatan
Parkir Berbayar Diduga Ilegal di Rusun Pesakih, Rinto SH: Berpotensi Pungli
Praktik Parkir di Rusun Pesakih Diduga Jadi Ladang Pungli Berpotensi Masuk Ranah Tipikor
QR Code Mendadak Dihapus, Masyarakat Minta Mekanisme Cadangan BBM Subsidi
Manipulasi Status Penyelesaian Laporan JAKI Direspons Stafsus Gubernur DKI Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:41 WIB

Usai Viral Laporan JAKI Diduga Dibalas AI, Warga Ramai Bagikan Pengalaman Serupa di Medsos

Rabu, 8 April 2026 - 11:20 WIB

Tiga Langkah Strategis Camat Kresek Eka: Gempur Sampah, Siapkan TPS dan Bangun Kesadaran Warga

Rabu, 8 April 2026 - 07:34 WIB

Trump Klaim Negosiasi AS-Iran Hampir Tembus Kesepakatan

Selasa, 7 April 2026 - 16:39 WIB

Sopir Truk Kesulitan Daftar Ulang QR Code BBM Subsidi, Pengajuan Selalu Ditolak hingga Diminta Unggah BPKB

Selasa, 7 April 2026 - 11:31 WIB

Parkir Berbayar Diduga Ilegal di Rusun Pesakih, Rinto SH: Berpotensi Pungli

Berita Terbaru

Foto tangkapan layar longsor dicadas pangeran

Peristiwa

Longsor Tutup Total Jalan Cadas Pangeran Sumedang

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:26 WIB