INTERNASIONAL, Detikfaktual.com –Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menerima laporan bahwa Iran mengenakan biaya terhadap kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz.
Trump menyebut para pemimpin Iran telah menyetujui berbagai hal yang menjadi tuntutan Amerika Serikat, dan mengklaim posisi Iran saat ini dalam kondisi lemah. Ia juga melontarkan peringatan keras terkait kemungkinan dampak yang akan terjadi jika tidak tercapai kesepakatan.
“Jika mereka tidak membuat kesepakatan, itu akan sangat menyakitkan,” ujar Trump, seperti dilansir media Iran, Kamis (9/4/2026).
Di sisi lain, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan sikap konfrontatif negaranya. Ia menyatakan Iran tidak akan membiarkan pihak-pihak yang dianggap sebagai penyerang lolos tanpa konsekuensi.
Iran juga menuntut ganti rugi atas korban yang jatuh serta bersumpah akan melakukan pembalasan. Pernyataan tersebut sekaligus memperingatkan bahwa Selat Hormuz akan memasuki fase baru yang berpotensi meningkatkan eskalasi konflik di kawasan.
Selain itu, Iran turut menyerukan kepada negara-negara Arab untuk menjauh dari pengaruh Barat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik tersebut.
(Ap)








