JAKARTA, DETIKFAKTUAL — Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan peringatan keras kepada seorang pemimpin dunia yang ia nilai bersikap sombong dan sewenang-wenang.

Khamenei menegaskan bahwa pemimpin tersebut pada akhirnya akan di gulingkan, sebagaimana nasib para tiran dunia di masa lalu. Pernyataan itu disampaikan dalam pidatonya dan dikutip oleh media Iran International.

Dalam pidatonya pada Jumat (9/1/2027), Khamenei menyatakan bahwa sejarah telah berulang kali membuktikan bahwa kekuasaan yang dibangun di atas kesombongan dan penindasan tidak akan bertahan lama.

Ia menyinggung banyak pemimpin besar dunia yang pernah merasa tak tergoyahkan, namun akhirnya jatuh karena perlawanan rakyat dan hukum sejarah.

Khamenei juga menegaskan bahwa Republik Islam Iran tidak akan mundur dalam menghadapi berbagai tekanan, termasuk gelombang kerusuhan yang terjadi belakangan ini.

Ia menuduh kerusuhan tersebut bukanlah gerakan murni dari dalam negeri, melainkan hasil rekayasa dan sabotase oleh kekuatan asing yang ingin melemahkan Iran.

Menurutnya, tujuan utama pihak luar tersebut adalah mengacaukan stabilitas nasional dan merusak persatuan rakyat Iran.

Namun, Khamenei menekankan bahwa upaya tersebut tidak akan berhasil karena bangsa Iran telah berpengalaman menghadapi berbagai bentuk tekanan, sanksi, dan ancaman sejak berdirinya Republik Islam.

Menutup pidatonya, Khamenei menyerukan kepada rakyat Iran untuk tetap waspada, bersatu, dan tidak terpengaruh oleh propaganda musuh. Ia menegaskan bahwa keteguhan rakyat dan kepercayaan pada nilai-nilai revolusi akan menjadi kunci untuk menggagalkan setiap upaya pihak asing yang ingin menjatuhkan Iran.

(Asp)