Jalan Ditutup Permanen, Pengendara Keluhkan Minimnya Informasi

Senin, 13 April 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi penutupan jalan tanggul timur kapuk oleh warga

Foto ilustrasi penutupan jalan tanggul timur kapuk oleh warga

JAKARTA,Detikfaktual.com – Dampak penutupan permanen oleh ahli waris di Jalan Tanggul Timur, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat mulai di keluhkan pengendara, terutama roda empat. Banyak pengemudi kebingungan karena minim informasi dan rekayasa lalu lintas yang jelas.

Salah satu pengemudi, Rian, mengaku tidak mengetahui adanya penutupan di jalan tanggul timur kapuk karena tidak ada rambu informasi di depan Kapuk Raya.

“Saya dari PIK kalau mau ke Casa Jardin biasa lewat sini, tapi tadi masuk ternyata di tengah di tutup. Tidak ada pemberitahuan atau pengalihan arus,” ujarnya (13/4/2026)

Hal serupa di keluhkan oleh seorang sopir taxi online ,Joni ia mengaku baru melintas dijalan tersebut,”Saya enggak pernah lewat sini, baru ini juga saya abis dari ruko toho dari Bekasi saya mas,jadi ngikutin maps enggak taunya sampai tengah ditutup mana macet lagi,”keluhnya kepada media.

Baca Juga :  Pesona Wisata Alam Baduy Dalam, Negri Kabut di Lebak Banten


Beruntung, warga sekitar sigap membantu pengendara yang terlanjur masuk. Mereka memberikan petunjuk arah menuju jalur alternatif yang mengarah ke Daan Mogot.

Namun, warga menjelaskan jalur alternatif tersebut memiliki keterbatasan. Kendaraan berukuran besar tidak dapat melintas jalan kapuk sawah sehingga pengemudi harus memutar balik mencari jalur lain.

“Kalau mobil besar tidak bisa lewat sini, harus putar balik. Biasanya lewat jalan pos polisi atau lewat Tanggul Barat,” kata seorang warga.

Warga dan pengendara berharap pihak terkait segera memasang rambu informasi rekayasa lalu lintas agar tidak membingungkan pengendara yang melintas.

Baca Juga :  Gudang Plastik di Kapuk Cengkareng Terbakar, 22 Unit Damkar Dikerahkan

(Rwn)

Berita Terkait

Sampah Menumpuk di Bojong Renged, Warga: Dimana Pemerintah Kabupaten Tangerang
Pemprov Banten akan Gelar Razia Pajak Kendaraan Mulai Juni 2026
Pemkot Jakbar Beri SP I kepada Penghuni Bangunan Pinggir Kali di Rawa Buaya
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang Bungkam soal Sampah di Kali Bojong Renged
KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru
Pemkot Jakbar Uji Coba Eco Lindi untuk Netralisir Bau Sampah di Tambora
Sampah Menumpuk di Pintu Air Bojong Renged Tangerang, Warga Keluhkan Bau dan Pemandangan Kumuh
Pascabencana, Pemerintah Anggarkan Rp100 Triliun hingga 2028

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menumpuk di Bojong Renged, Warga: Dimana Pemerintah Kabupaten Tangerang

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:25 WIB

Pemprov Banten akan Gelar Razia Pajak Kendaraan Mulai Juni 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 22:39 WIB

Pemkot Jakbar Beri SP I kepada Penghuni Bangunan Pinggir Kali di Rawa Buaya

Senin, 1 Juni 2026 - 12:51 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang Bungkam soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 11:13 WIB

KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru

Berita Terbaru