Dugaan Kekerasan di Little Aresha, TIDAR Dorong Audit Nasional Daycare

Rabu, 29 April 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Pusat TIDAR mendesak pembenahan total sistem daycare nasional karena perlindungan anak belum berjalan utuh dan sistemik

Pimpinan Pusat TIDAR mendesak pembenahan total sistem daycare nasional karena perlindungan anak belum berjalan utuh dan sistemik

JAKARTA,Detikfaktual.com – Pimpinan Pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR) mendesak pembenahan menyeluruh sistem daycare nasional menyusul dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta. Peristiwa ini dinilai sebagai alarm keras bagi negara bahwa perlindungan anak di Indonesia belum berjalan secara utuh dan sistemik.

TIDAR menilai kasus tersebut tidak dapat dipandang sebagai insiden tunggal, melainkan cerminan dari lemahnya pengawasan, longgarnya standar operasional, serta belum terintegrasinya sistem perlindungan anak dalam layanan pengasuhan sehari-hari. Ketika ruang yang seharusnya menjadi tempat aman justru menimbulkan trauma, negara dinilai tidak boleh tinggal diam.

Kepala Bidang Pengembangan Peranan Perempuan PP TIDAR, Shalimar Anwar Sani, menegaskan perlindungan anak harus menjadi prioritas nasional yang tidak dapat ditawar.

“Perlindungan anak harus ditempatkan sebagai prioritas nasional. Anak-anak Indonesia tidak boleh tumbuh dalam rasa takut,” ujar Shalimar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Bencana di Aceh Tamiang, Kunjungi Warga Terdampak
TIDAR mendorong sejumlah langkah strategis

 

  1. Penegakan hukum yang tegas dan transparan, tanpa kompromi terhadap seluruh pihak yang terlibat.
  2. Audit nasional terhadap seluruh lembaga daycare, termasuk legalitas, standar operasional, dan kualitas tenaga pengasuh.
  3. Reformasi regulasi lintas sektor, guna menghadirkan standar nasional yang ketat dan terukur dalam layanan pengasuhan anak.
  4. Profesionalisasi tenaga pengasuh, melalui sertifikasi dan peningkatan kapasitas berbasis perlindungan anak.

TIDAR menegaskan peran perempuan sangat strategis dalam pengasuhan dan perlindungan anak. Namun, tanggung jawab itu tidak boleh dibebankan hanya pada individu.

Negara harus hadir melalui sistem yang kuat, terintegrasi, dan dapat dipercaya. Jika negara gagal menjamin keamanan anak, maka terjadi krisis kepercayaan publik. Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi persoalan serius dalam perlindungan anak.

Baca Juga :  Dor Dor Suara Tembakan, Trump di Evakuasi Saat Makan Malam White House

Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan dalam bentuk apa pun. Masalah ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi keberpihakan negara. Negara harus berpihak pada masa depan generasi bangsa.

TIDAR menegaskan reformasi sistem daycare harus segera dilakukan. Reformasi harus menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan tanpa menunggu kasus baru. Anak Indonesia berhak tumbuh dalam rasa aman, bukan ketakutan.

TIDAR mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan budaya pelaporan. Semua pihak perlu mengawal ekosistem pengasuhan yang aman dan berintegritas.

TIDAR berkomitmen mengawal isu ini secara konsisten. TIDAR juga mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

(Timred)

Berita Terkait

Menhan RI Tekankan Integritas ASN dan Semangat Kebhinekaan dalam Latsarmil Komcad
Korlantas Polri Siapkan Pengamanan May Day 2026, Antisipasi Pergerakan Massa ke Jakarta
Korlantas Olah TKP Kecelakaan KA Bekasi Timur, Gunakan Teknologi TAA 3D
Pesan Prabowo ke Guru dan Siswa: Perkuat Karakter, Hadapi Era Teknologi
RS Polri Kramat Jati Terima 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Kereta
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Soroti Penjagaan Perlintasan sejak Jaman Belanda
Korban Kecelakaan KAI Berhasil Dievakuasi, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Tertinggal
Isu Keterbukaan Informasi OPD di Pulang Pisau Disorot, DPRD Minta Pejabat Lebih Transparan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:46 WIB

Menhan RI Tekankan Integritas ASN dan Semangat Kebhinekaan dalam Latsarmil Komcad

Rabu, 29 April 2026 - 16:20 WIB

Korlantas Polri Siapkan Pengamanan May Day 2026, Antisipasi Pergerakan Massa ke Jakarta

Rabu, 29 April 2026 - 15:40 WIB

Korlantas Olah TKP Kecelakaan KA Bekasi Timur, Gunakan Teknologi TAA 3D

Rabu, 29 April 2026 - 15:23 WIB

Pesan Prabowo ke Guru dan Siswa: Perkuat Karakter, Hadapi Era Teknologi

Rabu, 29 April 2026 - 08:11 WIB

RS Polri Kramat Jati Terima 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Kereta

Berita Terbaru