JAKARTA, Detikfaktual.com – Polri memperkuat kesiapan penanganan korban KM Virgo Transport 8 dengan mengerahkan 140 personel Disaster Victim Identification (DVI) di sejumlah wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Pengerahan personel tersebut dilakukan untuk mendukung proses identifikasi korban sesuai perkembangan operasi SAR.
Sebanyak 140 personel DVI yang disiagakan terdiri atas 66 personel Tim DVI Polda Kalimantan Selatan, 56 personel Tim DVI Polda Jawa Timur, serta 18 personel Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri. Dari jumlah tersebut, empat personel merupakan dokter spesialis forensik.
Selain personel, Polri menyiapkan lima posko DVI di sejumlah titik penanganan korban. Tiga posko berada di Jawa Timur, yakni Sumenep, Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, dan Pelabuhan Tanjung Perak.
Sementara itu, dua posko lainnya ditempatkan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan Ruang Otopsi Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kesiapan personel dan posko DVI merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap seluruh tahapan penanganan korban KM Virgo Transport 8.
“Tim DVI Polri telah disiagakan di sejumlah titik di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung proses identifikasi korban. Kesiapan ini dilakukan agar apabila ditemukan korban, proses identifikasi dapat segera dilaksanakan secara profesional, tepat, dan sesuai prosedur,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Menurut Johnny, jajaran Dokkes Polri juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait, termasuk melalui posko antemortem dan postmortem yang telah disiapkan.
“Polri memastikan dukungan Dokkes dan DVI tetap siap mengikuti perkembangan operasi SAR. Seluruh proses identifikasi akan dilakukan dengan mengedepankan ketelitian, akurasi, dan penghormatan terhadap korban serta keluarga,” katanya.
Polri memastikan personel DVI beserta fasilitas pendukung tetap disiagakan mengikuti perkembangan operasi SAR KM Virgo Transport 8.
(Rd)
Sumber: HumasPolri












