Densus 88 AT Gelar Rakernis 2026 Soroti Pola Teroris di Era Modern

Jumat, 22 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah akademisi menilai ancaman ekstremisme kini tidak lagi bergerak dengan pola lama yang terstruktur, melainkan berkembang lebih cair melalui ruang digital, algoritma media sosial (Foto.Istw)

Sejumlah akademisi menilai ancaman ekstremisme kini tidak lagi bergerak dengan pola lama yang terstruktur, melainkan berkembang lebih cair melalui ruang digital, algoritma media sosial (Foto.Istw)

JAKARTA,Detikfaktual.com – Detasemen Khusus Antiteror (Densus 88 AT) Polri menggelar Rakernis Tahun 2026 pada 18–20 Mei 2026 dengan fokus memperkuat strategi kolaboratif dalam penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan dan terorisme di ruang digital. Rakernis ini menyoroti perubahan pola terorisme modern.

Sejumlah akademisi menilai ancaman ekstremisme kini tidak lagi bergerak dengan pola lama yang terstruktur, melainkan berkembang lebih cair melalui ruang digital, algoritma media sosial, hingga kerentanan psikologis generasi muda.

Dalam kegiatan bedah buku Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa upaya pencegahan harus diperkuat melalui peningkatan literasi digital, perlindungan anak, serta deteksi dini terhadap potensi paparan radikalisme.

Baca Juga :  Menhan RI Tekankan Integritas ASN dan Semangat Kebhinekaan dalam Latsarmil Komcad

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola penyebaran paham ekstremisme menjadi lebih masif dan sulit terdeteksi apabila tidak diimbangi dengan penguatan edukasi serta pengawasan di ruang digital.

“Pencegahan harus diperkuat melalui literasi digital, perlindungan anak, dan deteksi dini,” ujar Dedi dalam forum tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono menilai penanggulangan ekstremisme tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, aparat keamanan, akademisi, hingga masyarakat sipil.

Baca Juga :  Polisi Bekuk 2 Pelaku Curanmor di Barbershop Karawaci, 1 Pelaku Masih DPO

Ia menekankan pentingnya sinergi dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap penyebaran ideologi kekerasan yang kini semakin adaptif memanfaatkan teknologi digital.

Para akademisi yang hadir juga mengingatkan bahwa proses radikalisasi saat ini dipengaruhi berbagai faktor baru, mulai dari algoritma media sosial, identitas digital, hingga persoalan psikologis yang membuat generasi muda lebih rentan terpapar paham ekstremisme.

Mereka menilai, pendekatan keamanan semata tidak lagi cukup untuk menghadapi ancaman terorisme modern. Dibutuhkan pendekatan multidisipliner yang menyentuh aspek pendidikan, kesehatan mental, sosial, dan penguatan literasi masyarakat di era digital.

 

(AN)

Berita Terkait

Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi dengan Sabuk Kamtibmas
Bukan main Puluhan Senpi dan Ratusan Peluru di Ungkap Polda Maluku Utara
Polsek Pinang Pastikan Anak yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan dalam Keadaan Sehat
Wakapolres Metro Tangerang Kota Resmi Diambil Sumpah Jabatan, Teguhkan Komitmen Integritas dan Pelayanan kepada Masyarakat
Sinergi Polres, BPN, dan FWJI Perkuat Edukasi Pertanahan untuk Tekan Praktik Mafia Tanah
Kapolres Metro Jakarta Barat Tegaskan Zero Narkoba bagi Anggota
Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Sambut HUT ke-81 RI, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Apel dan Kerja Bakti

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:24

Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi dengan Sabuk Kamtibmas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:47

Polsek Pinang Pastikan Anak yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan dalam Keadaan Sehat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:00

Wakapolres Metro Tangerang Kota Resmi Diambil Sumpah Jabatan, Teguhkan Komitmen Integritas dan Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:52

Sinergi Polres, BPN, dan FWJI Perkuat Edukasi Pertanahan untuk Tekan Praktik Mafia Tanah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:38

Kapolres Metro Jakarta Barat Tegaskan Zero Narkoba bagi Anggota

Berita Terbaru