Dishub DKI Jakarta Jelaskan Soal Kenaikan Tarif Layanan Transjakarta

Senin, 3 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Transjakarta (Foto.Istimewa)

Transjakarta (Foto.Istimewa)

JAKARTA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan saat ini belum ada keputusan mengenai kenaikan tarif layanan Transjakarta.

Hal itu disampaikan Syafrin saat menghadiri kegiatan di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (2/11/2025). Menurutnya, pembahasan terkait tarif Transjakarta masih dalam tahap kajian dan belum ada keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


“Sampai saat ini belum ada tarif Transjakarta naik. Penyesuaian dibutuhkan, tetapi belum ada,” kata Syafrin.

Ia menjelaskan, penyesuaian tarif kemungkinan diperlukan karena tingkat pemulihan biaya operasional (cost recovery) Transjakarta saat ini baru mencapai 14 persen. Kondisi ini diperparah oleh pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) yang berpengaruh terhadap kapasitas fiskal daerah.

“Kami terus melakukan kajian. Sebagaimana dipahami, dengan tarif Rp3.500 saat ini, cost recovery hanya di 14 persen. Begitu ada pemotongan DBH, tentu ini berpengaruh terhadap kapasitas fiskal Jakarta. Oleh sebab itu, memang perlu penyesuaian untuk tarif Transjakarta,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiah May Day 2026 dari Presiden Prabowo untuk Buruh



Meski demikian, Syafrin menilai tarif Transjakarta saat ini masih tergolong terjangkau dibandingkan dengan daerah lain.

“Kalau kita bandingkan, di Bogor tarifnya Rp5.000 sekali naik dan tidak secara jaringan. Begitu berpindah angkot, bayar lagi. Tapi di Jakarta Rp3.500 sudah mencakup 91,8 persen populasi Jakarta yang dilayani,” kata dia.

Syafrin menambahkan, sistem tarif integrasi di Jakarta memberi keuntungan besar bagi pengguna. Dengan hanya satu kali membayar Rp3.500, masyarakat dapat berpindah antarmoda tanpa biaya tambahan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertolak Ke New Delhi India


“Artinya, dari Cakung naik Transjakarta menuju Kalideres, lalu berpindah ke Joglo misalnya, tarifnya tetap Rp3.500. Tidak ada tambahan biaya di sana,” pungkasnya.


(rd)

Berita Terkait

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026
PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Forum Pemred: Respons Hotman Merendahkan Profesi Wartawan
Camat Cengkareng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Bagikan Sembako
Polri Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi ke Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:30

Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:14

Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06

PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

Berita Terbaru