Motif Pelaku Pembunuhan Dan Mutilasi Diduga Karena Sakit Hati

Selasa, 28 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Detikfaktual-com- Pengakuan pelaku tega membunuh dan mutilasi hingga mayatnya di masukan kedalam koper.

Motif pelaku membunuh korban diduga  karena sakit hati dan cemburu ,korban membawa laki-laki lain kedalam kost korban,selain itu korban juga melontarkan kata kalau anak pelaku bila besar jadi PSK.

“Ada sakit hati dan juga cemburu, karena diketahui korban ini pernah ketahuan memasukkan laki-laki lain ke dalam kos korban, sementara tersangka ini di dalam di sekitaran kos-kos korban ini mengakui sebagai suami Siri dari korban,”ujar Kombespol Farman

kemudian korban ini juga sering minta uang kepada pelaku makanya pada saat tanggal 19 pada saat pertemuan di hotel di Kediri yaitu memang tersangka sudah menyiapkan ruang 1 juta rupiah untuk diberikan kepada korban karena sebelumnya memang sudah ada catatan melalui WhatsApp,”kata Kombes pol farman dalam keterangan pres,26/1/25.

Baca Juga :  Warga Way Kanan Kembali Temukan Makanan MBG Busuk dan Berbelatung, Pengawas Akui Kelalaian

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka RTH memiliki seorang anak perempuan di mana korban UK(29),pernah berucap kepada tersangka bahwa korban mendoakan kalau nanti sudah besar anaknya ini menjadi PSK.

Pelaku RTH tega menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik dan setelah UK tewas pelaku melakukan aksi mutilasi menggunakan pisau potongan tubuh korban di masukan kedalam koper.

“untuk alat sementara memang diakui oleh tersangka menggunakan pisau buah,”ujar farman

Pelaku melakukan aksi keji pembunuhan dan mutilasi sekitar tgl 19,Mayat UK sempat di inapkan dirumah kosong daerah telung agung, sekitar tgl 21 pelaku sudah membuang berapa potongan tubuh korban, kemudian potongan kepala dibuang tgl 22,

Baca Juga :  Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Hingga akhirnya potongan kepala ditemukan pada 23/1/25.

“Kalau dilihat dari tembus ini kan kejadian sejak tanggal 19 sampai dengan 23 pagi baru ditemukan bahwa mayat ini sempat nginep di beberapa tempat antara lain rumah kosong di Tulungagung ya kemudian baru tanggal 21 itu dilakukan pembuangan tahap pertama baru dilanjutkan kemudian tanggal 22 itu pembuangan tahap kedua yaitu terhadap kepala.”kata Kombes pol farman.//red

Berita Terkait

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026
PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Forum Pemred: Respons Hotman Merendahkan Profesi Wartawan
Camat Cengkareng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Bagikan Sembako
Polri Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi ke Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:30

Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:14

Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06

PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

Berita Terbaru