Trotoar Dipenuhi Robot Pengantar Makanan Tuai Pro Kontra

Sabtu, 30 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trotoar Dipenuhi Robot Pengantar Makanan, Tuai Pro dan Kontra di Tengah Warga

Trotoar Dipenuhi Robot Pengantar Makanan, Tuai Pro dan Kontra di Tengah Warga

JAKARTA,Detikfaktual.com – Kehadiran ratusan robot pengantar makanan otonom memenuhi trotoar di Los Angeles Amerika Serikat. Di balik kemajuan teknologi tersebut, muncul beragam respons dari warga, mulai dari kekaguman hingga keluhan.

Perusahaan Serve Robotics baru-baru ini mengumumkan penambahan 500 unit robot pengiriman yang akan beroperasi di 40 lingkungan di Los Angeles. Jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun 2023, ketika layanan mereka hanya tersedia di dua kawasan. Di saat yang sama, Coco Robotics juga telah mengoperasikan sekitar 300 robot pengantar makanan di berbagai wilayah kota.

Robot berbentuk kotak berukuran kecil itu digunakan untuk mengantarkan berbagai pesanan, mulai dari salad, smoothie, hingga makanan cepat saji yang dipesan melalui aplikasi daring. Dengan dukungan kamera, sensor, dan sistem navigasi canggih, robot mampu bergerak secara mandiri di trotoar untuk mengantar pesanan pelanggan.

Bagi sebagian kalangan, kehadiran robot pengantar makanan dianggap sebagai simbol masa depan transportasi dan layanan perkotaan yang lebih modern. Namun, tidak sedikit warga yang menilai keberadaan mereka justru menambah persoalan baru di ruang publik.

Baca Juga :  54 Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Beroperasi, Dorong Ekonomi Pedesaan

Di kawasan Silver Lake, yang dikenal sebagai pusat restoran dan kafe dengan area makan luar ruangan, robot-robot tersebut menjadi topik perdebatan. Lula Ochoa, karyawan Pazzo Gelato, mengaku robot sering mengganggu akses pejalan kaki.

“Mereka menghalangi jalan setapak. Anak-anak bermain dengan mereka dan memanjatnya,” ujarnya dikutip dari media baovanhoa(30/5/2026).

Keluhan serupa juga datang dari Millie’s Cafe. Salah seorang karyawan secara tegas menyatakan ketidaksukaannya terhadap keberadaan robot pengantar makanan.

“Kami membenci mereka. Mereka menghalangi jalan dan menabrak pejalan kaki,” katanya.

Selain masalah kenyamanan, sejumlah pihak mengkhawatirkan dampak teknologi ini terhadap lapangan pekerjaan kurir pengantaran. Warga lainnya menilai robot berpotensi menyulitkan pengguna kursi roda maupun pejalan kaki di kawasan yang sudah padat aktivitas.

Di sekitar bar Seco, yang ramai dikunjungi pelanggan pada akhir pekan, robot pengantar makanan kerap terlihat kesulitan menembus kerumunan. Kepala koki bar tersebut, David Potes, mengatakan pemandangan robot yang berusaha keluar dari keramaian sering menjadi hiburan tersendiri bagi warga.

Baca Juga :  Warga Kecewa Tak Kebagian Kupon Sembako Murah, HUT Kecamatan Gunung Kaler Dinilai Tak Menyentuh Semua Masyarakat

“Setiap kali robot mencoba keluar dari kerumunan, orang-orang bersorak seperti sedang menonton pertunjukan jalanan,” ujarnya.

Meski kerap menuai kritik, robot-robot tersebut juga memunculkan respons emosional yang tidak terduga dari masyarakat. Saat badai hujan melanda Los Angeles beberapa waktu lalu, video yang memperlihatkan sebuah robot pengantar kesulitan melewati genangan air menjadi viral di media sosial.

“Dia berusaha sebaik mungkin,” tulis pengunggah video, seolah menggambarkan robot tersebut sebagai makhluk yang memiliki perasaan.

Fenomena itu menunjukkan bagaimana teknologi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi justru mampu memicu keterikatan emosional di kalangan masyarakat. Bahkan, robot milik Serve Robotics kini dilengkapi pesan yang meminta bantuan pejalan kaki untuk menekan tombol lampu lalu lintas ketika mereka terjebak di penyeberangan jalan.

Seiring bertambahnya jumlah robot pengantar makanan di Los Angeles, perdebatan mengenai manfaat, dampak sosial, hingga keberadaannya di ruang publik diperkirakan akan terus menjadi perhatian warga.

(Im)

Berita Terkait

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026
PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Forum Pemred: Respons Hotman Merendahkan Profesi Wartawan
Camat Cengkareng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Bagikan Sembako
Polri Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi ke Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:30

Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:14

Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06

PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

Berita Terbaru