TV One Somasi Pesepakbola Greg Nwokolo

Minggu, 30 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TV One Somasi Pesepakbola Greg Nwokolo

TV One Somasi Pesepakbola Greg Nwokolo

JAKARTA – Pimpinan Redaksi TV One Lalu Mara Satriawangsa merasa keberatan dengan tudingan mantan pemain nasional Greg Nwokolo yang menyebut TV One memberikan honor di bawah Rp500 ribu dalam podcast Deddy Corbuzier.

Untuk itu, dia akan melayangkan somasi kepada pemain kelahiran Nigeria, 3 Januari 1986 tersebut.

“TV One tidak pernah memberikan honor nara sumber di bawah Rp500 ribu apalagi hanya Rp200 ribu seperti yang ditudingnya. Makanya, kita akan melayangkan somasi kepada Greg Junior Nwokolo seusai lebaran,” kata Lalu Mara Satriawangsa dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (29/3/2025).

Lalu Mara Satriawangsa cukup mengenal Greg Junior Nwokolo. Pemain naturalisasi tersebut pernah memperkuat Klub Pelita Jaya dalam ajang Liga Indonesia saat dirinya menjadi manajer tim.

“Makanya, saya sangat menyayangkan pernyataan yang keliru itu. Greg juga pernah menjadi nara sumber di TV One dengan mendapatkan honor di atas Rp1 juta,” Lalu Mara menegaskan.

“Kita memberi honor narsum, semua sama sampai bahkan level Menteri. Terlebih pada honor seperti narsum untuk kegiatan akademik,” kata Lalu Mara.

Terkait TV One yang sering menghadirkan pengamat sepakbola Tommy Welly dalam dialog, Lalu Mara S
menyebut, karena Towel memiliki padangan lain terhadap Timnas Indonesia. Namun, jelasnya, TV One secara berimbang juga menghadirkan lawan bicara yang berbeda pendapat, seperti Effendi, Pangeran Siahaan, dan Rico Ceper.

“TV One merupakan televisi berita yang memiliki kode etik dan standar penyiaran. Frekuensi milik publik. Towel hadir juga tidak sendiri tapi ada lawan bicara kontra, dalam prinsip jurnalistik. Tidak ada kata “endorsement” dalam produk jurnalistik. Tapi redaksi punya sikap dalam mengkritisi sesuatu dalam koridor kode etik,” Lalu Mara menjelaskan.

“Pro dan kontra itu sudah biasa. Di alam demokrasi ini kan semua orang berhak mengemukakan pendapatnya. Makanya, kami tidak mengundang sepihak saja. Biarkanlah masyarakat sepakbola yang memberikan penilaian. Terus terang, kita tidak punya agenda tertentu dan hanya menyajikan pendapat-pendapat dari berbagai pihak,” Lalu Mara menambahkan. ***
//Rdw

Baca Juga :  Warga Kebon Sayur Demo di Balaikota Jakarta Tolak Pembongkaran Tempat Tinggal Mereka Yang di Klaim Sepihak

Berita Terkait

Building Fortunes in My Empire Casino
Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026
PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Forum Pemred: Respons Hotman Merendahkan Profesi Wartawan
Camat Cengkareng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Bagikan Sembako
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:39

Building Fortunes in My Empire Casino

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:30

Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:14

Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Berita Terbaru

Berita

Building Fortunes in My Empire Casino

Sabtu, 8 Agu 2026 - 10:39