Unit K9 Polda Jateng Berhasil Deteksi Tiga Titik Jejak Korban di Lokasi Bencana Pandanarum

Senin, 24 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Anjing Pelacak Unggulan Temukan Tiga Titik Reaksi di Medan Curam Sektor C2, Tingkatkan Peluang Evakuasi Korban di Pandanarum

Empat Anjing Pelacak Unggulan Temukan Tiga Titik Reaksi di Medan Curam Sektor C2, Tingkatkan Peluang Evakuasi Korban di Pandanarum

BANJARNEGARA, DETIKFAKTUAL– Unit Satuan Polisi Satwa (K9) Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Polda Jawa Tengah bersama jajaran Polres hari ini mengerahkan tim anjing pelacak (K9 Search and Rescue) untuk memaksimalkan upaya pencarian korban di lokasi bencana Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara.

Kegiatan pelacakan intensif ini dilaksanakan pada Senin, 24 November 2025, mulai pukul 07.00 WIB di sekitar area pemukiman Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tim gabungan yang terdiri dari personil Polrestabes Semarang, Polres Karanganyar, Polres Wonogiri, dan Polres Wonosobo memfokuskan upaya pelacakan di sektor C2, area yang dikenal memiliki medan sangat curam dan tanah yang labil akibat amblasnya permukaan setelah curah hujan tinggi.

Empat (4) ekor anjing pelacak berkemampuan SAR (Search and Rescue) terbaik dikerahkan, yaitu
JUSTIN (Jenis kemampuan Pelacakan SAR),
JACK (Jenis kemampuan Pelacakan SAR),
UPS (Jenis kemampuan Pelacakan SAR), dan PABLO (Jenis kemampuan Pelacakan SAR)

Baca Juga :  Sinergi Polri dan PPS Kalbar: Gerak Cepat Amankan Buaya yang Resahkan Masyarakat


Dirpol Satwa Polda Jawa Tengah melaporkan kepada Ka Korsabhara Baharkam Polri bahwa operasi pelacakan hari ini membuahkan hasil signifikan.

“K9 melaksanakan pelacakan secara menyeluruh di sektor C2. Kami konfirmasi bahwa jejak sempat terdeteksi dengan jelas di area tersebut, menghasilkan total tiga (3) titik reaksi anjing pelacak,” ujar perwakilan Ditpolsatwa.

Setelah terdeteksinya jejak tersebut, lokasi tiga titik reaksi ini telah segera dikoordinasikan dan dikonfirmasikan kepada pihak Basarnas di lapangan untuk ditindaklanjuti dengan upaya evakuasi.

Dalam pelaksanaannya, tim K9 menghadapi kendala utama berupa kondisi medan yang sangat ekstrem.

“Kondisi tanah di lokasi sangat lembek dan tandus akibat curah hujan yang tinggi sejak bencana terjadi, hal ini menjadi faktor penghambat utama bagi pergerakan tim dan pelacakan jejak,” tambahnya.

Meskipun demikian, pelacakan telah dilakukan secara maksimal. Upaya sinergis antara Unit K9 Polri dan Basarnas diharapkan dapat mempercepat penemuan dan evakuasi korban yang masih tertimbun. (***)


(red)

Baca Juga :  Jembatan Pelangi Cicarab Menjadi Salah Satu Icon Pekayon

Berita Terkait

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026
PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Forum Pemred: Respons Hotman Merendahkan Profesi Wartawan
Camat Cengkareng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Bagikan Sembako
Polri Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi ke Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:30

Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:14

Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06

PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

Berita Terbaru