TANGERANG,Detikfaktual.com – Ruas Jalan Kalibaru Kohod, tepatnya di RT 09 RW 07, Desa Kalibaru, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, hingga kini belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi tersebut dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena dinilai membahayakan, terutama saat malam hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ruas jalan tampak gelap akibat minimnya penerangan. Kondisi itu membuat jarak pandang pengendara menjadi terbatas sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun potensi tindak kriminalitas.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memastikan pemerintah daerah akan segera menindaklanjutinya.

Baca Juga :  Dor Dor Suara Tembakan, Trump di Evakuasi Saat Makan Malam White House

“Baik saya akan koordinasikan hal tersebut kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang,” kata Intan dikonfirmasi detikfaktual, pada Senin (3/8/2026).

Ia menegaskan, pembahasan mengenai pemasangan PJU di Jalan Kalibaru Kohod telah menjadi perhatian pemerintah daerah dan sedang dibahas bersama Dinas Perhubungan.

“Pagi ini saya pimpin apel lanjut rapat bersama Dishub mengenai PJU,” kata Wabup Intan.

Warga Apresiasi Respons Cepat Wabup

Respons cepat Wakil Bupati Tangerang dalam menindaklanjuti keluhan warga mendapat apresiasi dari masyarakat.

Warga menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam merespons aspirasi yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga :  Ketum LESIM Apresiasi Pelantikan dan Rotasi Enam Pejabat Eselon II Pemkab Tangerang

Menurut warga, keberadaan PJU sangat dibutuhkan mengingat ruas Jalan Kalibaru Kohod menjadi akses yang dilalui masyarakat setiap hari.

Mereka berharap pembahasan yang dilakukan segera diwujudkan melalui pemasangan lampu penerangan di sepanjang jalan tersebut.

“Respons cepat Wakil Bupati menjadi bukti bahwa pemerintah hadir mendengarkan keluhan masyarakat. Kami berharap pemasangan PJU dapat segera direalisasikan agar jalan lebih terang, aman, dan nyaman,” ujar warga.

(Deri)