Revisi UU TNI Telah di Sahkan,Bob Hasan: Presiden Mau Bersih-bersih

Kamis, 27 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Revisi UU TNI yang telah di sahkan DPR menjadi merupakan suatu kepentingan dan kebutuhan Nasional. Demikian di katakan Anggota DPR, Bob Hasan, Kamis (27/3/2025) di Jakarta. Bob Hasan menjelaskan. Presiden Prabowo Subianto melakukan bersih-bersih baik di dalam negeri maupun Luar negeri.

“Di mana efek dari bersih-bersih ini di mungkinkan berakibat pula adanya kerikil perlawanan. Sehingga apapun kebijakan Presiden Prabowo Subianto pasti menuai pro dan kontra.

“Jelasnya Hasan juga menyatakan pro kontra dalam negara demokrasi merupakan Hal yang biasa, namun protes protes atas REVISI UU TNI tanpa dasar yang jelas harus di hentikan.”Bahwa wacana Dwi Fungsi ABRI sengaja di hembuskan untuk menyudutkan Pemerintahan Prabowo Subianto yang fokus bekerja untuk mensejahterakan Rakyat” tegas Bob Hasan.

Baca Juga :  Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter untuk Kapal Nelayan 30–200 GT

Bob Hasan menilai demonstrasi-demonstrasi terkait Revisi UU TNI tidak bermakna pada kesejahteraan Rakyat dan kehilangan substansi, karena antara tujuan protes dengan issue yang sangat  tidak Relevan.

“Maka aksi-aksi Revisi UU TNI di rasakan tidak mewakili pikiran dan harapan rakyat”kata Bob Hasan Bob Hasan menjelaskan. Tentang Dwi Fungsi ABRI yang menjadi issue turun ke jalan tidak relevan terhadap isi UU TNI yang focus pada penguatan terhadap activitas TNI selama ini yang menduduki jabatan-jabatan tertentu.

Baca Juga :  Pertemuan di Istana, Prabowo dan Luhut Matangkan Kebijakan Ekonomi dan Investasi

“Revisi UU TNI  lebih kepada pembentukan norma atau muatan materi dalam UU TNI di maksud yaitu. Sebagai Pertahanan Negara, di mana  selama ini TNI berada pada Badan-Badan terkait dengan bencana Alam,  bahaya Narkotika , dan lain-lain . Hal di luar daripada terkait dengan pertahanan negara, maka personal TNI harus siap mengajukan Pensiunan Dini” tegas Bob.

Bob Hasan berharap hal-hal yang tidak sesuai dengan kepentingan rakyat, sebaiknya tidak lagi terperangkap dalam dugaan-dugaan yg tidak pasti. “Beri kesempatan kepada Pemerintahan Prabowo Subianto untuk bekerja mensejahterakan masyarakat” ucap Bob Hasan. (*)

Berita Terkait

Aturan Baru Tilang Manual 2026 dan Denda Naik 150 Persen, Korlantaspolri Buka Suara
Percepat Penangan Listrik dan Stabilitas BBM, Prabowo Intrusikan Bahlil Ambil Langkah Penyelesaian
Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN Perkuat Program MBG
Presiden Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Presiden Prabowo: Proyek LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi Nasional
Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter untuk Kapal Nelayan 30–200 GT
Prabowo Resmi Luncurkan Biodiesel B50, Tonggak Baru Menuju Kemandirian Energi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:56

Aturan Baru Tilang Manual 2026 dan Denda Naik 150 Persen, Korlantaspolri Buka Suara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:33

Percepat Penangan Listrik dan Stabilitas BBM, Prabowo Intrusikan Bahlil Ambil Langkah Penyelesaian

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:48

Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN Perkuat Program MBG

Senin, 20 Juli 2026 - 21:03

Presiden Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, Indonesia Raih Penghargaan PBB

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:15

Presiden Prabowo: Proyek LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi Nasional

Berita Terbaru