Pertemuan di Istana, Prabowo dan Luhut Matangkan Kebijakan Ekonomi dan Investasi

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo dan Luhut bertemu di istana Jakarta, Salasa (21/4/2026). (IG.Sekretariat Kabinet)

Presiden Prabowo dan Luhut bertemu di istana Jakarta, Salasa (21/4/2026). (IG.Sekretariat Kabinet)

JAKARTA, Detikfaktual.comPresiden Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan di Istana Negara, Jakarta, untuk membahas perkembangan ekonomi dalam negeri serta dinamika global yang tengah berlangsung.

Momen pertemuan tersebut diunggah melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Selasa (21/4/2026). Dalam unggahan itu, Prabowo dan Luhut tampak berdiskusi dalam satu ruangan di lingkungan Istana Negara.

“Aktivitas ekonomi nasional dinilai masih sangat terjaga, namun kewaspadaan tetap diperlukan. Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif untuk merespons dampak konflik global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan,”Tulis Teddy.

Baca Juga :  Kapolda Jawa Barat beberkan Penangkapan Taufik Hidayat, Pelaku sempat bersembunyi di Tangerang


Teddy mengatakan, Luhut juga menyampaikan bahwa kondisi aktivitas ekonomi nasional saat ini masih terjaga dengan baik. Meski demikian beberapa skema untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan APBN tetap aman.

“Ketua Dewan Ekonomi Nasional menyampaikan sejumlah skenario kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan APBN tetap terkendali, termasuk melalui penguatan digitalisasi pemerintahan (govtech),”ujarnya

Ia menyebutkan Digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang sudah diimplementasikan turut dibahas dalam pertemuan guna meningkatkan transparansi dan akurasi penerima manfaat.

Baca Juga :  Gercep Buser Polsek Penjaringan Usut Curanmor di Kebon Pala


“Digitalisasi bantuan sosial saat ini tengah diuji coba di Banyuwangi dan akan diperluas ke 42 kabupaten/kota. Langkah ini diharapkan meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penyaluran bansos,”kata Teddy

Disamping itu Prabowo dan Luhut juga membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian nasional di tengah konflik global.

“Seiring dinamika global, pemerintah juga melihat peluang untuk menarik arus modal, terutama dari Timur Tengah, melalui percepatan pembentukan Indonesia Financial Center guna memperkuat daya tarik investasi nasional,”tutupnya.

 

(Rwn)

Berita Terkait

Aturan Baru Tilang Manual 2026 dan Denda Naik 150 Persen, Korlantaspolri Buka Suara
Percepat Penangan Listrik dan Stabilitas BBM, Prabowo Intrusikan Bahlil Ambil Langkah Penyelesaian
Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026
Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN Perkuat Program MBG
PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:56

Aturan Baru Tilang Manual 2026 dan Denda Naik 150 Persen, Korlantaspolri Buka Suara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:33

Percepat Penangan Listrik dan Stabilitas BBM, Prabowo Intrusikan Bahlil Ambil Langkah Penyelesaian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:30

Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru