Serius Berantas Korupsi, Pemerintah Selamatkan Ratusan Triliun dari Kawasan Hutan Ilegal

Sabtu, 11 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) melaksanakan "Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Hasil Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap ke-VI" di Jakarta hari ini (10/4/2026).

Foto Istimewa Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) melaksanakan "Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Hasil Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap ke-VI" di Jakarta hari ini (10/4/2026).

JAKARTA, Detikfaktual.com – Pemerintah menegaskan komitmen kuat dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi melalui kegiatan penyerahan denda administratif, penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang digelar Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menindak tegas berbagai pelanggaran hukum, khususnya di sektor sumber daya alam.

Teddy mengungkapkan bahwa negara menerima setoran uang tunai sekitar Rp11,4 triliun. Dana tersebut berasal dari denda administratif atas berbagai pelanggaran, termasuk praktik korupsi yang terjadi di kawasan hutan.

Ia menjelaskan bahwa penyerahan denda ini bukanlah kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, langkah tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan setiap pelanggaran hukum ditindak secara tegas dan terukur.

Baca Juga :  Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia


Penertiban ini merupakan bagian dari kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun sebelumnya. Satgas tersebut memiliki mandat untuk menertibkan dan mengembalikan kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal.

Sejak dibentuk, Satgas PKH telah menunjukkan capaian signifikan dalam menyelamatkan keuangan negara. Hingga saat ini, total dana yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp31,3 triliun.

Tidak hanya dalam bentuk uang tunai, pemerintah juga berhasil mengamankan aset bernilai kurang lebih Rp370 triliun. Aset tersebut berasal dari berbagai bentuk penguasaan ilegal yang kini telah dikembalikan kepada negara.

Baca Juga :  MUI Kutuk Serangan Amerika ke Iran, Desak Indonesia Mundur dari Keanggotaan BoP

Menurut Teddy, capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa negara hadir dan bertindak tanpa kompromi dalam melindungi aset nasional. Penegakan hukum dilakukan secara konsisten demi menjaga kedaulatan sumber daya alam Indonesia.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara optimal. Tujuan akhirnya adalah agar seluruh sumber daya tersebut dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

(Rwn)

Berita Terkait

Aturan Baru Tilang Manual 2026 dan Denda Naik 150 Persen, Korlantaspolri Buka Suara
Percepat Penangan Listrik dan Stabilitas BBM, Prabowo Intrusikan Bahlil Ambil Langkah Penyelesaian
Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN Perkuat Program MBG
Presiden Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Presiden Prabowo: Proyek LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi Nasional
Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter untuk Kapal Nelayan 30–200 GT
Prabowo Resmi Luncurkan Biodiesel B50, Tonggak Baru Menuju Kemandirian Energi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:56

Aturan Baru Tilang Manual 2026 dan Denda Naik 150 Persen, Korlantaspolri Buka Suara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:33

Percepat Penangan Listrik dan Stabilitas BBM, Prabowo Intrusikan Bahlil Ambil Langkah Penyelesaian

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:48

Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN Perkuat Program MBG

Senin, 20 Juli 2026 - 21:03

Presiden Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, Indonesia Raih Penghargaan PBB

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:15

Presiden Prabowo: Proyek LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi Nasional

Berita Terbaru