Rieke Diah Pitaloka Soroti Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali

Senin, 27 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (Foto.Istwa)

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (Foto.Istwa)

JAKARTA,Detikfaktual.com – Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menyoroti kasus tewasnya terduga pelaku pencurian ayam akibat aksi main hakim sendiri di Kabupaten Tabanan, Bali. Ia menilai peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berdampak sosial bagi keluarga, terutama anak-anak korban.

Rieke menegaskan negara harus hadir memberikan perlindungan kepada keluarga korban, termasuk memulihkan trauma anak yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

“Praduga tak bersalah, hak hidup dan perlindungan anak adalah harga mati. Negara wajib hadir memulihkan trauma anak dan menjamin kehidupan keluarga korban,”kata politikus PDI Perjuangan itu dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Baca Juga :  Teror Pocong Bikin Resah, Kapolresta Tangerang Minta Warga Tak Mudah Percaya

Selain itu, Rieke mendesak Polri segera membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, proses penyelidikan harus dilakukan secara transparan agar masyarakat memperoleh kepastian hukum dan keadilan.

“Jangan biarkan ada kesan ‘kasus bule cepat, kasus rakyat sendiri lambat’. Keadilan harus terasa, bukan hanya di atas kertas,” ujarnya.

Rieke juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Bali, termasuk filosofi Tri Hita Karana, sebagai pedoman dalam menyelesaikan persoalan sosial. Ia mendorong penguatan peran desa adat, banjar, dan pecalang dalam mencegah konflik tanpa mengedepankan kekerasan.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Ratusan Bangunan Warga di Jakarta Pusat, Polisi Dirikan Tenda Pengungsian

“Hukum harus ditegakkan, kemanusiaan harus dijaga, dan budaya Bali harus dirawat. Jangan biarkan emosi sesaat merusak nilai tepo seliro yang sudah diwariskan leluhur,”ucap Rieke.

Menurutnya, penegakan hukum yang adil dan penghormatan terhadap hak asasi manusia harus berjalan beriringan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Ia menekankan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh perlindungan hukum sesuai prinsip praduga tak bersalah.*

Berita Terkait

Cengkareng Catat Kasus DBD Tertinggi di Jakarta Barat, Capai 548 Kasus
Dibubarkan Polisi, Puluhan Pelajar Hendak Tawuran Kabur Tinggalkan 8 Celurit di Tangerang
KDM Murka Minta Oknum Dishub Bekasi yang Viral Pungli Sopir 3,7 Juta Dipecat Tak Hormat
KPAI Soroti Anak Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali
Ucapan Ahmad Sahroni kepada Gubernur Maluku Utara bilang Tante Cantik Viral hingga Dirujak Warganet
Hotman Paris Minta Maaf kepada Insan Pers Usai Ucapan “Kau Punya Otak Enggak Sih”
Toko Emas di Jalan Medan Merdeka di Rampok Pria Bersenjata Laras Panjang, Aksi Terekam CCTV
Kebakaran Rumah di Kapuk Dipicu Korsleting Listrik, 15 Unit Damkar Dikerahkan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:43

Cengkareng Catat Kasus DBD Tertinggi di Jakarta Barat, Capai 548 Kasus

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:49

Dibubarkan Polisi, Puluhan Pelajar Hendak Tawuran Kabur Tinggalkan 8 Celurit di Tangerang

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37

KDM Murka Minta Oknum Dishub Bekasi yang Viral Pungli Sopir 3,7 Juta Dipecat Tak Hormat

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:12

KPAI Soroti Anak Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali

Senin, 27 Juli 2026 - 14:39

Rieke Diah Pitaloka Soroti Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali

Berita Terbaru