Polri Serentak Kerahkan 44 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores NTT

Senin, 17 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polri Kerahkan 44 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores NTT (Dok.istimewa)

Polri Kerahkan 44 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores NTT (Dok.istimewa)

JAKARTA, Detikfaktual.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) serentak menggerakkan bantuan kemanusiaan dari sejumlah Polda untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengiriman bantuan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 44 truk dan satu mobil boks dikerahkan membawa berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa.

Bantuan meliputi air mineral, makanan siap saji, susu, beras, mie instan, biskuit, popok, selimut, kasur, alas tidur, terpal, pakaian, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan.

Polri juga mengerahkan genset, tenda, perangkat komunikasi, sarana air bersih, kendaraan dapur lapangan, serta perangkat water treatment.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman bantuan merupakan bagian dari operasi kemanusiaan sejak gempa terjadi.

“Di Hari Kemerdekaan ini, Polri serentak bergerak dari berbagai wilayah untuk membantu saudara-saudara kita di Flores.

Yang kita kirim bukan hanya logistik, tetapi juga sarana pendukung seperti dapur lapangan dan water treatment agar kebutuhan masyarakat di pengungsian bisa segera ditangani,” ujar Trunoyudo.

Dari Bali, Polda Bali mengirimkan lima truk bantuan yang dilepas langsung pada Senin (17/8/2026). Bantuan tersebut terdiri dari 1.015 dus air mineral, 318 dus mie instan, 100 dus biskuit, dan 5.500 selimut.

Selain itu, dikirim 20 terpal, 6.333 dus popok, 250 kasur tipis, 60 dus susu, dan 250 kasur lipat. Bantuan dari Bali juga mencakup tisu basah dan tisu kering untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) turut menggerakkan delapan truk bantuan menuju wilayah terdampak gempa.

Logistik tersebut meliputi air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, selimut, alas tidur, serta terpal.

READ  Prabowo Ajak Masyarakat Doakan Para Pahlawan dan Korban Bencana di Upacara HUT RI Ke-81

Bantuan juga mencakup mie instan, roti, dan biskuit untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.

Dukungan Polda NTB menjadi bagian penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat karena posisinya relatif dekat dengan NTT.

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mengirimkan 10 truk dan satu mobil boks berisi berbagai kebutuhan dasar. Bantuan meliputi 2.025 dus air mineral, 60 dus susu bubuk, dan 636 dus mie instan. Selain itu, dikirim 12.766 dus popok, 11.052 selimut, 20 terpal, serta 6,8 ton beras.

Bantuan lainnya berupa minyak goreng, biskuit, gula, dan 15.000 potong pakaian anak serta remaja. Polda Jawa Tengah juga mengirim satu ton abon, tiga genset, serta 600 sarung.

Polda Metro Jaya turut mengirimkan 12 truk bantuan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Flores.

Pemberangkatan dilakukan melalui dukungan transportasi udara dari Halim Perdanakusuma dan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya.

Bantuan selanjutnya diarahkan menuju wilayah tujuan sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Adapun Polda Jawa Timur mengerahkan sembilan truk bantuan sosial dan dukungan operasional menuju wilayah terdampak.

Dukungan tersebut mencakup dua kendaraan dapur lapangan dan dua unit water treatment.

Polda Jatim juga mengirimkan 31 personel Satbrimob, empat personel Ditpolairud, serta enam personel tim psikologi dan trauma healing.

Bantuan dari Polda Jatim membawa kendaraan dan peralatan berukuran besar sehingga diberangkatkan melalui jalur laut.

Pengiriman menggunakan Kapal Ferry Dharma Kencana V dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Kupang.

Kapal dijadwalkan berangkat Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar lima hari.

“Pergerakannya berbeda-beda sesuai moda transportasi, tetapi tujuannya sama.

Bantuan kita dorong sedekat mungkin ke wilayah terdampak, kemudian dikoordinasikan dengan Polda NTT dan Polres-Polres setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat,” kata Trunoyudo.

READ  Pemkot Jakbar dan TNI-Polri Kerja Bakti Bersihkan Bantaran Kali BKB

Pengiriman puluhan truk bantuan melengkapi dukungan Polri yang sebelumnya telah mengerahkan berbagai personel dan peralatan.

Polri telah menurunkan Brimob BKO, tim SAR, K9, DVI, Dokkes, serta personel trauma healing.

Kebutuhan operasional yang terus digeser meliputi obat-obatan, tenda, Makanan Tambahan Polri (MTP), Watergen, dan water treatment.

Polri juga mengirim dapur lapangan, genset, Wi-Fi portable, Wontech, serta perangkat Starlink untuk mendukung penanganan bencana.

“Kebutuhan masyarakat kita lihat secara utuh. Ada kebutuhan pangan, air bersih, tempat tinggal sementara, kesehatan, komunikasi sampai dukungan psikologis.

Karena itu, bantuan dan personel terus kita sesuaikan dengan data terbaru dari lapangan,” ujar Trunoyudo.

Berdasarkan data sementara Posko Terpadu/Polda NTT, terdapat sekitar 8.861 hingga 8.911 jiwa pengungsi.

Para pengungsi tersebut tersebar di 22 titik, sementara data masih terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Setibanya di NTT, seluruh bantuan akan dikoordinasikan melalui Polda NTT sebelum diteruskan kepada Polres di wilayah terdampak.

Pola distribusi tersebut dilakukan agar bantuan dapat didorong lebih dekat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing titik pengungsian.

“Kami ingin bantuan ini tidak berhenti di gudang.

Bantuan didorong sampai wilayah terdampak dan diteruskan melalui Polres setempat agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera menerima,” tutur Trunoyudo.

Menurut Trunoyudo, pergerakan bantuan pada momentum Hari Kemerdekaan menjadi wujud semangat gotong royong dan kepedulian Polri.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan.

Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari berbagai wilayah, Polri terus memastikan bantuan kemanusiaan bergerak menuju masyarakat terdampak di Flores.

READ  Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Moda transportasi yang digunakan berbeda, tetapi seluruh bantuan diarahkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar dan penanganan masyarakat terdampak bencana.

Berita Terkait

Pemkot Jakbar dan TNI-Polri Kerja Bakti Bersihkan Bantaran Kali BKB

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:35

Polri Serentak Kerahkan 44 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores NTT

Berita Terbaru