Warga Resah Truk Tanah Beroperasi di Luar Jam Operasional Minta Pemkot Tangerang Tertibkan

Selasa, 14 April 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Truk besar melintas di luar jam operasional di Jalan Atang Sanjaya, Kampung Rawa Bokor, Kota Tangerang.

Truk besar melintas di luar jam operasional di Jalan Atang Sanjaya, Kampung Rawa Bokor, Kota Tangerang.

TANGERANG, Detikfaktual.com – Banyaknya kendaraan truk pengangkut tanah yang melintas sebelum jam operasional menimbulkan keresahan warga. Aktivitas tersebut terjadi di Jalan Atang Sanjaya, Kampung Rawa Bokor, Kota Tangerang.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas sejumlah truk pengangkut tanah yang hilir mudik di tengah padatnya jam sibuk. 

Parto, salah satu warga setempat, mempertanyakan lemahnya pengawasan terhadap jam operasional. Ia menyebut truk tanah sudah melintas sekitar pukul 20.30 WIB.

“Ini gimana sih, mobil tanah kok jam segini sudah keluar. Jalanan masih padat kendaraan roda dua. Kalau terjadi kecelakaan bagaimana?” ujarnya saat di temui detikfaktual,(14/4/2026).

Baca Juga :  KSOP Pulang Pisau Sembelih 2 Sapi dan 3 Kambing pada Idul Adha 1447 H

Ia juga menilai perlu adanya pengawasan ketat dari pihak terkait. Menurutnya, kendaraan tersebut seharusnya diatur agar tidak melintas di luar jam operasional.

“Harusnya di jaga dan diatur jam operasionalnya. Ini jam segini sudah pada keluar, bikin ngebul saja,” tambahnya.

Keluhan serupa juga di sampaikan warga lainnya terkait dampak debu. Mereka menyebut debu dari truk tanah kerap masuk ke dalam rumah.

“Iya pak, kalau mobil tanah sudah mulai ramai, debu di rumah tebal sekali,” kata Aji, warga setempat.

Baca Juga :  Akses Jalan di Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Lahan 45 Tahun Belum Dibayar


Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang segera mengambil tindakan tegas. Mereka meminta pengaturan jam operasional ditegakkan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Kami khawatir terjadi kecelakaan. Nyawa lebih berharga. Semoga pemerintah bisa segera mengatur ini,” pungkasnya.

(Derry)

Berita Terkait

Sampah Menumpuk di Bojong Renged, Warga: Dimana Pemerintah Kabupaten Tangerang
Pemprov Banten akan Gelar Razia Pajak Kendaraan Mulai Juni 2026
Pemkot Jakbar Beri SP I kepada Penghuni Bangunan Pinggir Kali di Rawa Buaya
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang Bungkam soal Sampah di Kali Bojong Renged
KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru
Pemkot Jakbar Uji Coba Eco Lindi untuk Netralisir Bau Sampah di Tambora
Sampah Menumpuk di Pintu Air Bojong Renged Tangerang, Warga Keluhkan Bau dan Pemandangan Kumuh
Pascabencana, Pemerintah Anggarkan Rp100 Triliun hingga 2028

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menumpuk di Bojong Renged, Warga: Dimana Pemerintah Kabupaten Tangerang

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:25 WIB

Pemprov Banten akan Gelar Razia Pajak Kendaraan Mulai Juni 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 22:39 WIB

Pemkot Jakbar Beri SP I kepada Penghuni Bangunan Pinggir Kali di Rawa Buaya

Senin, 1 Juni 2026 - 12:51 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang Bungkam soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 11:13 WIB

KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru

Berita Terbaru