RS Polri Kramat Jati Terima 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Kereta

Rabu, 29 April 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono (Dok.Humas Polri)

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono (Dok.Humas Polri)

JAKARTA,Detikfaktual.com – Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menerima 10 kantong jenazah korban kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, mengatakan hingga Selasa (28/4/2026), proses identifikasi korban masih terus berlangsung.

“Sejak pukul 03.00 WIB, RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri telah menerima 10 kantong jenazah,” ujar Prima kepada wartawan.

Ia menjelaskan, seluruh kantong jenazah yang diterima berisi korban berjenis kelamin perempuan. Hingga saat ini, tujuh keluarga telah melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke posko yang disediakan di RS Polri Kramat Jati.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Shelter Nelayan Merah Putih di Gorontalo


“Seluruh kantong jenazah berisi korban perempuan, dan sejauh ini sudah ada tujuh keluarga yang melapor ke posko,” jelasnya.

Dalam proses identifikasi, RS Polri bekerja sama dengan tim identifikasi dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, serta Mabes Polri. Proses tersebut dilakukan melalui pencocokan data ante mortem dan post mortem untuk memastikan identitas korban secara akurat.

“Nantinya akan dilakukan rekonsiliasi antara data ante mortem dan post mortem guna memastikan identitas korban,” tambahnya.

Baca Juga :  Trotoar Dipenuhi Robot Pengantar Makanan Tuai Pro Kontra


Pihak RS Polri mengimbau kepada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melapor ke posko ante mortem yang telah disediakan, guna mempercepat proses identifikasi korban.

“Kami mengimbau kepada keluarga yang belum melapor agar segera datang ke posko ante mortem di RS Polri Kramat Jati,” tutupnya. (Rwn)

Sumber: Humas Polri

Berita Terkait

Brimob Polda Metro Jaya Turut Sukseskan Sunatan Massal Pakuwon Peduli untuk 700 Anak di Kota Kasablanka
Kapolsek Pakuhaji Berserta Jajaran Bhayangkari Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Brimob Polda Metro Jaya Batalyon B Pelopor dan Perintis Jaktim Bubarkan Balap Liar, Tiga Motor Diamankan di Pulogadung
Brimob PMJ Gagalkan Aksi Tawuran di Rawalumbu, 18 Remaja Beserta Bom Molotov Diamankan
Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi, Polisi Tutup Jalan Merdeka Selatan
5.955 Personel TNI-POLRI Disiagakan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta
Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya
Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:01 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Turut Sukseskan Sunatan Massal Pakuwon Peduli untuk 700 Anak di Kota Kasablanka

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:12 WIB

Kapolsek Pakuhaji Berserta Jajaran Bhayangkari Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:51 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Batalyon B Pelopor dan Perintis Jaktim Bubarkan Balap Liar, Tiga Motor Diamankan di Pulogadung

Senin, 15 Juni 2026 - 16:11 WIB

Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi, Polisi Tutup Jalan Merdeka Selatan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:04 WIB

5.955 Personel TNI-POLRI Disiagakan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

Berita Terbaru

Polres Metro Tangerang Kota memburu jaringan penadah sepeda motor hasil curian. Kasus ini terungkap setelah personel kepolisian menangkap seorang pelaku yang hendak menjual kendaraan curian tersebut di wilayah Lebak, Banten.

Hukum & Kriminal

Polres Tangkot Buru Jaringan Penadah Motor Curian

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:27 WIB