Driver Ojol Jadi Korban Order Fiktif Oknum Debt Collector untuk Menagih Utang

Senin, 8 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengemudi ojek online (ojol) diduga menjadi korban order fiktif yang dilakukan oleh oknum debt collector

Seorang pengemudi ojek online (ojol) diduga menjadi korban order fiktif yang dilakukan oleh oknum debt collector

JAKARTA,Detikfaktual.com – Seorang pengemudi ojek online (ojol) diduga menjadi korban order fiktif yang dilakukan oleh oknum debt collector (DC). Peristiwa itu viral setelah driver mengunggah video yang berisi luapan kekecewaan dan kemarahannya di media sosial.

Dalam video tersebut, driver Ojol menceritakan bahwa awalnya ia menerima pesanan seperti biasa. Ia kemudian menuju titik penjemputan yang tertera di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jakarta.

Sesampainya di lokasi, pengemudi menghubungi pemesan untuk mengonfirmasi bahwa dirinya telah tiba. Namun, ia justru diminta menyerahkan telepon genggamnya kepada pihak rumah sakit.

Tak lama kemudian, driver itu terkejut ketika mendengar percakapan di telepon. Orang yang diduga DC tersebut ternyata sedang berupaya menagih utang kepada seseorang yang disebut bekerja di rumah sakit tersebut.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 93 Arah Jakarta, 2 Orang Tewas

Saat itulah sang driver menyadari bahwa pesanan yang diterimanya diduga hanya dijadikan modus untuk menghubungi pihak tertentu dan menagih utang.

“Woy debt collector, kalau punya urusan sama orang jangan bawa-bawa driver. Karena lu bikin orderan fiktif, gua disuruh nemuin orang padahal modusnya cuma buat nagih utang,” ujar driver dalam video yang diunggahnya yang dilihat (8/6/2026)

Akibat ulah oknum DC, Driver bukan hanya dirugikan,tapi juga dipermalukan karena tanpa sepengetahuannya telah dilibatkan dalam persoalan utang piutang. Menurutnya, situasi di RSUD sempat menjadi gaduh akibat kejadian tersebut.

“Karena lu, rumah sakit jadi geger semua. Emang binatang lu. Karena lu juga nih waktu gua terbuang sia-sia gitu aja,mending kalau dikasih kompensasi,”tambahnya.

Baca Juga :  Proyek Bangunan di Kapuk Diduga Serobot Fasum Menuai Sorotan Publik
Percakapan DC denga pihak RSUD melalui handphone

Dalam video terdengar penjelasan dari pihak rumah sakit yang menegaskan bahwa tempat mereka bekerja tidak memiliki kaitan dengan urusan utang piutang pribadi pegawai.

“Kalau masalah utang piutang itu tidak ada kaitannya dengan kami pihak RSUD,”kata pihak RS.

Meski demikian, orang yang diduga DC tersebut tetap bersikeras meminta agar utang segera dibayarkan dan bahkan mengancam akan mengirim driver ojol lebih banyak untuk mendatangi rumah sakit tersebut.

“Ibu di tempat kerja sebagai penanggung jawabnya sampaikan saja suruh bayar hutangnya sebelum saya ramaikan. Kalau inikan Drivernya belum apa-apa, Ibu mau request biar saya kirim lagi,” Ancam DC.

(Rwn)

 

Berita Terkait

Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks
Truk Bermuatan Besi Terperosok ke Got di Kapuk, Sopir Mengaku Mengantuk
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, Advokat Riko Ginting Minta Evaluasi Total Program MBG
Sehari Dicopot Prabowo, Kepala Eks BGN Dadan Ditahan Kejagung
Kebakaran Hanguskan Ratusan Bangunan Warga di Jakarta Pusat, Polisi Dirikan Tenda Pengungsian
Kebakaran Melanda Kawasan Padat Penduduk di Kebon Kosong Jakarta Pusat
Sugeng yang Viral di Medsos Sebut Nama KDM Kini Dirawat di RSJ Waras Asih Cisarua
Gegara Sedot Bensin ke Drigen Sambil Merokok Angkot Terbakar di Kapuk Raya

Komentar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:00 WIB

Driver Ojol Jadi Korban Order Fiktif Oknum Debt Collector untuk Menagih Utang

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:28 WIB

Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:58 WIB

Truk Bermuatan Besi Terperosok ke Got di Kapuk, Sopir Mengaku Mengantuk

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:10 WIB

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, Advokat Riko Ginting Minta Evaluasi Total Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:46 WIB

Sehari Dicopot Prabowo, Kepala Eks BGN Dadan Ditahan Kejagung

Berita Terbaru