JAKARTA,Detikfaktual.com – Seorang pengemudi ojek online (ojol) diduga menjadi korban order fiktif yang dilakukan oleh oknum debt collector (DC). Peristiwa itu viral setelah driver mengunggah video yang berisi luapan kekecewaan dan kemarahannya di media sosial.
Dalam video tersebut, driver Ojol menceritakan bahwa awalnya ia menerima pesanan seperti biasa. Ia kemudian menuju titik penjemputan yang tertera di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jakarta.
Sesampainya di lokasi, pengemudi menghubungi pemesan untuk mengonfirmasi bahwa dirinya telah tiba. Namun, ia justru diminta menyerahkan telepon genggamnya kepada pihak rumah sakit.
Tak lama kemudian, driver itu terkejut ketika mendengar percakapan di telepon. Orang yang diduga DC tersebut ternyata sedang berupaya menagih utang kepada seseorang yang disebut bekerja di rumah sakit tersebut.
Saat itulah sang driver menyadari bahwa pesanan yang diterimanya diduga hanya dijadikan modus untuk menghubungi pihak tertentu dan menagih utang.
“Woy debt collector, kalau punya urusan sama orang jangan bawa-bawa driver. Karena lu bikin orderan fiktif, gua disuruh nemuin orang padahal modusnya cuma buat nagih utang,” ujar driver dalam video yang diunggahnya yang dilihat (8/6/2026)
Akibat ulah oknum DC, Driver bukan hanya dirugikan,tapi juga dipermalukan karena tanpa sepengetahuannya telah dilibatkan dalam persoalan utang piutang. Menurutnya, situasi di RSUD sempat menjadi gaduh akibat kejadian tersebut.
“Karena lu, rumah sakit jadi geger semua. Emang binatang lu. Karena lu juga nih waktu gua terbuang sia-sia gitu aja,mending kalau dikasih kompensasi,”tambahnya.
Percakapan DC denga pihak RSUD melalui handphone
Dalam video terdengar penjelasan dari pihak rumah sakit yang menegaskan bahwa tempat mereka bekerja tidak memiliki kaitan dengan urusan utang piutang pribadi pegawai.
“Kalau masalah utang piutang itu tidak ada kaitannya dengan kami pihak RSUD,”kata pihak RS.
Meski demikian, orang yang diduga DC tersebut tetap bersikeras meminta agar utang segera dibayarkan dan bahkan mengancam akan mengirim driver ojol lebih banyak untuk mendatangi rumah sakit tersebut.
“Ibu di tempat kerja sebagai penanggung jawabnya sampaikan saja suruh bayar hutangnya sebelum saya ramaikan. Kalau inikan Drivernya belum apa-apa, Ibu mau request biar saya kirim lagi,” Ancam DC.
(Rwn)








Komentar
Silakan login untuk berkomentar.