JAKARTA,Detikfaktual.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemakmuran rakyat Indonesia hanya dapat terwujud apabila kekayaan alam nasional dikelola sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang dianugerahi sumber daya alam melimpah sehingga harus dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026).
Prabowo mengatakan, sejak dahulu Nusantara menjadi tujuan bangsa-bangsa asing karena kekayaan alam yang dimilikinya. Karena itu, tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah mengelola seluruh potensi tersebut secara cerdas dan bertanggung jawab demi kepentingan rakyat.
“Segala kekayaan kita, tantangannya adalah harus dikelola oleh kita dengan sebaik-baiknya, dengan secerdas-cerdasnya,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus berada dalam penguasaan negara sebagaimana diamanatkan konstitusi.
“Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Ini bahasa Indonesia, tidak perlu ditafsirkan, tidak perlu diterjemahkan, harus dilaksanakan,” tegasnya.
Prabowo menilai pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat ekonomi sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia. Menurutnya, hasil pengelolaan kekayaan alam semestinya menjadi modal pembangunan nasional dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Kita perang kemerdekaan dengan Undang-Undang Dasar ini dan logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita diolah, diambil, dijual ke luar negeri, hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia,” katanya.
Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia meyakini Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara maju dan makmur apabila mampu mengelola sumber daya serta potensi nasional secara tepat.
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kerja sama, dan mengedepankan semangat gotong royong dalam membangun bangsa.
“Rakyat paling ngerti bahwa untuk dapat hidup yang baik harus ada kerukunan, harus ada kerja sama, harus ada saling mengisi, bukan saling menghantam,” pungkasnya.








Komentar
Silakan login untuk berkomentar.