KPAI Soroti Anak Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti nasib anak yang di tinggalkan terduga pencuri ayam yang tewas setelah dihakimi massa di Kabupaten Tabanan, Bali.(Dok.Istw)

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti nasib anak yang di tinggalkan terduga pencuri ayam yang tewas setelah dihakimi massa di Kabupaten Tabanan, Bali.(Dok.Istw)

JAKARTA,Detikfaktual.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti nasib anak yang di tinggalkan terduga pencuri ayam yang tewas setelah dihakimi massa di Kabupaten Tabanan, Bali.

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan penanganan kasus tidak boleh hanya berfokus pada aspek pidana, tetapi juga harus memperhatikan dampak terhadap anak yang menjadi korban tidak langsung.

“Kita tidak boleh hanya melihat peristiwa pidananya. Negara harus melihat bahwa ada seorang anak yang menjadi korban tidak langsung dari kekerasan tersebut,” kata Jasra dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Menurut Jasra, anak tersebut membutuhkan perlindungan menyeluruh, mulai dari pendampingan psikososial hingga jaminan keberlanjutan pendidikan agar tetap dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca Juga :  Ops Sikat Jaya 2025, Polisi Ringkus Dua Spesialis Curanmor di Cipondoh

“Anak membutuhkan perlindungan psikososial, pendampingan jangka panjang, jaminan keberlanjutan pendidikan, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang,” katanya.

KPAI juga mengingatkan masyarakat dan kreator konten agar tidak menyebarluaskan identitas maupun wajah anak korban.

Menurut KPAI, tindakan tersebut berpotensi memperpanjang trauma, memunculkan stigma di masa depan, serta melanggar hak privasi anak sebagaimana diatur dalam ketentuan perlindungan anak dan perlindungan data pribadi.

Di sisi lain, KPAI mengapresiasi besarnya perhatian publik terhadap keluarga korban. Namun, Jasra mengingatkan agar empati tidak berubah menjadi eksploitasi yang justru merugikan anak.

Baca Juga :  Truk Bok Terbakar di Tol Tambun Selatan

“Anak-anak tidak boleh hanya mendapatkan perhatian ketika tragedinya menjadi konsumsi publik. Atas nama candu industri viralisme, yang bisa jadi masyarakat di masa depan akan mengkritisi, sikap-sikap yang tadinya mendukung atau empati, berubah ketika ada yang memanfaatkan dengan dirasa berlebihan. Apalagi bila bantuannya kemudian dimanfaatkan pihak lain,” ujarnya.

KPAI mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi anak dan keluarga yang ditinggalkan.

Pendampingan, menurut Jasra, tidak cukup hanya berupa bantuan sesaat, tetapi harus terintegrasi melalui layanan perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan mental, dan penguatan keluarga.

(An)

Berita Terkait

Rieke Diah Pitaloka Soroti Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali
Ucapan Ahmad Sahroni kepada Gubernur Maluku Utara bilang Tante Cantik Viral hingga Dirujak Warganet
Hotman Paris Minta Maaf kepada Insan Pers Usai Ucapan “Kau Punya Otak Enggak Sih”
Toko Emas di Jalan Medan Merdeka di Rampok Pria Bersenjata Laras Panjang, Aksi Terekam CCTV
Kebakaran Rumah di Kapuk Dipicu Korsleting Listrik, 15 Unit Damkar Dikerahkan
Program MBG Teluknaga Disorot, Dugaan Manipulasi Menu hingga Dapur Overload Picu Evaluasi
Sopir Truk Crane Diduga Lihat Maps ponsel hingga tabrak JPO di Jalan Kapten Tendean
Truk Pengangkut Crane Tabrak JPO di Jalan Kapten Tendean, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:12

KPAI Soroti Anak Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali

Senin, 27 Juli 2026 - 14:39

Rieke Diah Pitaloka Soroti Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:40

Ucapan Ahmad Sahroni kepada Gubernur Maluku Utara bilang Tante Cantik Viral hingga Dirujak Warganet

Senin, 20 Juli 2026 - 12:07

Hotman Paris Minta Maaf kepada Insan Pers Usai Ucapan “Kau Punya Otak Enggak Sih”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:30

Toko Emas di Jalan Medan Merdeka di Rampok Pria Bersenjata Laras Panjang, Aksi Terekam CCTV

Berita Terbaru