JAKARTA, Detikfaktual.com – Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang hingga kini masih dalam kondisi kondusif.
Berdasarkan Laporan Situasi Kamtibmas 1×24 jam pada Minggu (23/8/2026), tercatat sebanyak 1.491 gangguan kamtibmas. Angka tersebut terdiri dari 1.374 kasus kejahatan, 18 pelanggaran/tipiring, 22 bencana, dan 77 gangguan lainnya.
Jumlah tersebut mengalami penurunan 29 kasus atau 1,91 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sementara dari 1.374 kasus kejahatan, sebanyak 1.188 merupakan kejahatan konvensional, 174 kejahatan transnasional, dan 12 kejahatan terhadap kekayaan negara.
Jumlah kejahatan itu juga turun 35 kasus atau 2,48 persen dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.409 kasus.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir mengatakan, kondisi kamtibmas yang tetap kondusif tidak terlepas dari peran serta dan kepedulian masyarakat.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, saling menghormati, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Situasi kamtibmas yang kondusif merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, mari kita terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” kata Johnny.
Polri juga mengajak masyarakat meningkatkan empati terhadap warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat turut diminta bijak bermedia sosial. Setiap informasi yang diterima sebaiknya diperiksa kebenarannya sebelum disebarluaskan.
Polri mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan konten provokatif maupun informasi menyesatkan yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Polri juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, media, tokoh agama, akademisi, dan tokoh masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga keamanan.
Polri menegaskan, situasi yang aman, damai, dan nyaman hanya dapat terwujud melalui kepedulian serta kerja sama seluruh elemen masyarakat.*
(Rwn)












