Serius Berantas Korupsi, Pemerintah Selamatkan Ratusan Triliun dari Kawasan Hutan Ilegal

Sabtu, 11 April 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) melaksanakan

Foto Istimewa Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) melaksanakan "Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Hasil Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap ke-VI" di Jakarta hari ini (10/4/2026).

JAKARTA, Detikfaktual.com – Pemerintah menegaskan komitmen kuat dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi melalui kegiatan penyerahan denda administratif, penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang digelar Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menindak tegas berbagai pelanggaran hukum, khususnya di sektor sumber daya alam.

Teddy mengungkapkan bahwa negara menerima setoran uang tunai sekitar Rp11,4 triliun. Dana tersebut berasal dari denda administratif atas berbagai pelanggaran, termasuk praktik korupsi yang terjadi di kawasan hutan.

Ia menjelaskan bahwa penyerahan denda ini bukanlah kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, langkah tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan setiap pelanggaran hukum ditindak secara tegas dan terukur.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Anggaran Dinilai Cukup


Penertiban ini merupakan bagian dari kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun sebelumnya. Satgas tersebut memiliki mandat untuk menertibkan dan mengembalikan kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal.

Sejak dibentuk, Satgas PKH telah menunjukkan capaian signifikan dalam menyelamatkan keuangan negara. Hingga saat ini, total dana yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp31,3 triliun.

Tidak hanya dalam bentuk uang tunai, pemerintah juga berhasil mengamankan aset bernilai kurang lebih Rp370 triliun. Aset tersebut berasal dari berbagai bentuk penguasaan ilegal yang kini telah dikembalikan kepada negara.

Baca Juga :  Kabinet Merah Putih Diperkuat: Lima Menteri Baru Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Menurut Teddy, capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa negara hadir dan bertindak tanpa kompromi dalam melindungi aset nasional. Penegakan hukum dilakukan secara konsisten demi menjaga kedaulatan sumber daya alam Indonesia.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara optimal. Tujuan akhirnya adalah agar seluruh sumber daya tersebut dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

(Rwn)

Baca Juga :  Wali Kota Arifin Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pelayanan Publik di Karang Anyar

Berita Terkait

Prabowo Resmikan Munas XVI IPSI 2026–2030, Tegaskan Pencak Silat sebagai Jati Diri Bangsa
Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Anggaran Dinilai Cukup
China Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak Terbesar di Dunia, Picu Kekhawatiran Internasional
Presiden Prabowo Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Dipastikan Hoaks
Tim Kejati Kalsel Diduga Periksa KSOP Banjarmasin Selama 8 Jam, Bawa Dua Kotak dari Lokasi
Prabowo Tawarkan Kemitraan Investasi Nyata di Forum Indonesia-Jepang, Tekankan Proyek Harus Layak dan Berkelanjutan
Ketegangan AS – Iran Picu Kekhawatiran Energi Global, Trump Minta Bantuan 7 Negara Amankan Selat Hormuz
Jelang Idul Fitri Pokja Gunung Kaler Serap Aspirasi Lansia, Bupati Tangerang Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:56 WIB

Prabowo Resmikan Munas XVI IPSI 2026–2030, Tegaskan Pencak Silat sebagai Jati Diri Bangsa

Sabtu, 11 April 2026 - 11:53 WIB

Serius Berantas Korupsi, Pemerintah Selamatkan Ratusan Triliun dari Kawasan Hutan Ilegal

Senin, 6 April 2026 - 22:16 WIB

Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Anggaran Dinilai Cukup

Minggu, 5 April 2026 - 09:15 WIB

China Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak Terbesar di Dunia, Picu Kekhawatiran Internasional

Kamis, 2 April 2026 - 15:35 WIB

Presiden Prabowo Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru

Barang bukti narkotika jenis sabu yang dikemas dalam plastik klip bening beserta sejumlah unit handphone yang diamankan petugas Satresnarkoba Polres Dharmasraya

HUKUM & KRIMINAL

Polres Dharmasraya Gerebek Pesta Sabu, Lima Orang Diamankan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:00 WIB