Diduga Terkait Peredaran Obat Keras, Pria di Sukadiri Ancam Gorok Leher Wartawan

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkapan layar video bang jago ancam gorok leher wartawan

Foto tangkapan layar video bang jago ancam gorok leher wartawan

TANGERANG, Detikfaktual.com – Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga melontarkan ancaman kepada wartawan di kawasan pinggir Kali Hitam, Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Pria yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras ilegal itu juga mengancam akan menggorok leher wartawan yang memasuki wilayahnya.

Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut tampak membawa sebatang besi sambil melontarkan ancaman kepada wartawan yang masuk ke wilayahnya.

Ia bahkan menantang untuk berduel dan melarang awak media melakukan aktivitas peliputan di lokasi tersebut.

“Ada media langkahi dulu mayat saya nih, jangan macem-macem masuk wilayah orang saya pukul patah leher kamu, mampus,” ujar pria dalam video tersebut.

Baca Juga :  Serius Berantas Korupsi, Pemerintah Selamatkan Ratusan Triliun dari Kawasan Hutan Ilegal

Tak hanya itu, pria tersebut juga mengeluarkan ancaman akan menggorok leher wartawan yang masih nekat masuk ke wilayahnya, sambil memperagakan gerakan menggorok leher, ia juga menuding wartawan tukang culik

“Jangan macem-macem sama saya, kamu culik orang-orang saya, saya gorok leher kamu,” katanya.

Berdasarkan keterangan dalam video yang beredar, pria tersebut disebut-sebut merupakan bagian dari kelompok yang diduga terkait peredaran obat keras ilegal jenis tramadol di wilayah Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

“TKP pinggir Kali Hitam Sukadiri. Menurut informasi di lapangan namanya Kenken, oknum anggota ormas Sukadiri Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang. Para geng penjual obat keras tramadol,” demikian keterangan yang ditulis dilihat Detikfaktual, Sabtu (17/5/2026).

Baca Juga :  Dugaan Kekerasan di Little Aresha, TIDAR Dorong Audit Nasional Daycare

Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti motif pria tersebut melakukan ancaman terhadap wartawan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan keterlibatan pria tersebut dalam aktivitas peredaran obat keras ilegal.

Peristiwa ini menuai perhatian publik lantaran ancaman terhadap wartawan dinilai sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang.

(Rwn)

Berita Terkait

Lansia Nyaris Jadi Korban Penculikan di PIK, Polisi Buru Pelaku yang Terekam CCTV
Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya
Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Polisi Imbau Hindari Sudirman-Thamrin
Demo ke Naikan BBM di Cikini tidak Ada Pemberitahuan di Bubarkan Polisi
Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap
OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya
Sengketa Lahan di Kapuk Memanas, Ahli Waris Tolak SP1 dan Tantang Kecamatan Tertibkan Bangli di Tanggul Barat yang Berdiri di Tanah Negara

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Lansia Nyaris Jadi Korban Penculikan di PIK, Polisi Buru Pelaku yang Terekam CCTV

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:24 WIB

Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:51 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Polisi Imbau Hindari Sudirman-Thamrin

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:32 WIB

Demo ke Naikan BBM di Cikini tidak Ada Pemberitahuan di Bubarkan Polisi

Berita Terbaru