Kebakaran Hanguskan Ratusan Bangunan Warga di Jakarta Pusat, Polisi Dirikan Tenda Pengungsian

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Detikfaktual.com – Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/6/2026) malam, mengakibatkan ratusan warga terdampak dan sejumlah bangunan hangus terbakar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.10 WIB dan dilaporkan kepada petugas lima menit kemudian, yakni pukul 21.15 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari dua rumah warga sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

“Kami menerima laporan kebakaran di kawasan Kebon Kosong Kemayoran pada malam hari dan langsung mengerahkan personel gabungan bersama petugas damkar ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Kombes Pol. Reynold dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga :  KPK Tengah Melakukan Penyidikan Dugaan Kasus Korupsi di Lingkungan Ditjen Pajak Kemenkeu

Untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan, Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan sekitar 200 personel kepolisian. Petugas membantu warga menyelamatkan barang-barang berharga sekaligus memastikan proses penanganan kebakaran berjalan aman dan lancar.

“Sekitar 200 personel kami kerahkan untuk membantu warga mengevakuasi barang-barang milik mereka dan memastikan proses penanganan berjalan aman serta lancar,” katanya.

Polisi dirikan tenda pengungsian

Selain melakukan pengamanan dan evakuasi Polisi juga mendirikan tenda-tenda pengungsian dan dapur umum dikawasan kebon kosong untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengungsi.

Baca Juga :  Warga Kapuk Resah Rumahnya Kebakaran Karena Adanya Pemasangan Listrik Tidak Sesuai Prosedur PLN

“Kita juga memasang tenda pengungsian di lokasi Kebon Kosong untuk warga terdampak agar bisa mendapatkan tempat penampungan sementara,” ungkap Kapolres.

Berdasarkan data sementara, sekitar 300 kepala keluarga dengan total kurang lebih 500 jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka korban dilarikan ke Rumah sakit.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api secara pasti.

Dalam proses pemadaman dan pendinginan, lebih dari 25 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api dan mencegah munculnya titik api baru.

(Rd)

Berita Terkait

Lansia Nyaris Jadi Korban Penculikan di PIK, Polisi Buru Pelaku yang Terekam CCTV
Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya
Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Polisi Imbau Hindari Sudirman-Thamrin
Demo ke Naikan BBM di Cikini tidak Ada Pemberitahuan di Bubarkan Polisi
Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap
OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya
Sengketa Lahan di Kapuk Memanas, Ahli Waris Tolak SP1 dan Tantang Kecamatan Tertibkan Bangli di Tanggul Barat yang Berdiri di Tanah Negara

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Lansia Nyaris Jadi Korban Penculikan di PIK, Polisi Buru Pelaku yang Terekam CCTV

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:24 WIB

Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:32 WIB

Demo ke Naikan BBM di Cikini tidak Ada Pemberitahuan di Bubarkan Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap

Berita Terbaru