Ahli Waris Gelar Aksi di Balai Kota, Desak Pemprov DKI Tuntaskan Ganti Rugi Lahan di Kapuk

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Ahli Waris saat melakukan unjuk rasa di depan balaikota DKI Jakarta

Massa Ahli Waris saat melakukan unjuk rasa di depan balaikota DKI Jakarta

JAKARTA, Detikfaktual.comAhli waris Saanah Binti Sainan bersama tim kuasa hukum dari Forum Ormas Bersatu (FORBES) menggelar aksi damai di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).

Dalam aksi tersebut mereka mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyelesaikan persoalan ganti rugi lahan seluas 9.020 meter persegi.

Lahan yang di klaim Ahli waris tersebut berlokasi di Jalan Tanggul Timur RT 007 RW 10, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Massa membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan kepada Pemprov DKI Jakarta agar memberikan kepastian hukum terkait lahan yang diklaim belum memperoleh penyelesaian selama 45 tahun.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Siap Memberi Makan Semua Anak-anak Indonesia

Pihak ahli waris menilai lahan tersebut telah digunakan untuk pembangunan jalan serta Fasum lainnya oleh pemerintah daerah. Namun, proses kompensasi disebut hingga kini belum tuntas.

Kuasa hukum ahli waris, H. Jaenal Abidin SH, meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera mengambil langkah konkret agar persoalan itu tidak terus berlarut.

“Di tingkat Wali Kota Jakarta Barat persoalan ini tidak menemukan solusi dan justru diarahkan ke Balai Kota. Karena itu kami meminta Gubernur segera membuka ruang audiensi agar hak ahli waris bisa segera diselesaikan,” kata Jaenal.

Persoalan sengketa lahan di kawasan Kapuk, masih menjadi perhatian masyarakat. Konflik tersebut belum menemukan penyelesaian hingga saat ini.

Baca Juga :  Bripka Arya Supena Gugur setelah di Tembak Pelaku Curanmor

Kondisi itu berdampak terhadap aktivitas warga dan pengguna jalan sekitar. Sejumlah pihak berharap pemerintah daerah segera memediasi penyelesaian sengketa tersebut.

Penutupan akses oleh pihak ahli waris membuat kendaraan roda empat belum dapat melintas. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu.

Pengendara juga terpaksa mencari jalur alternatif untuk melintas. Warga mengeluhkan mobilitas dan aktivitas ekonomi yang ikut terdampak.

Warga dan pengguna jalan berharap sengketa lahan itu segera menemukan titik terang agar akses jalan dapat kembali digunakan masyarakat.

(Rwn)

Berita Terkait

Cengkareng Catat Kasus DBD Tertinggi di Jakarta Barat, Capai 548 Kasus
Dibubarkan Polisi, Puluhan Pelajar Hendak Tawuran Kabur Tinggalkan 8 Celurit di Tangerang
Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
KDM Murka Minta Oknum Dishub Bekasi yang Viral Pungli Sopir 3,7 Juta Dipecat Tak Hormat
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
KPAI Soroti Anak Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali
Rieke Diah Pitaloka Soroti Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:43

Cengkareng Catat Kasus DBD Tertinggi di Jakarta Barat, Capai 548 Kasus

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:49

Dibubarkan Polisi, Puluhan Pelajar Hendak Tawuran Kabur Tinggalkan 8 Celurit di Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37

KDM Murka Minta Oknum Dishub Bekasi yang Viral Pungli Sopir 3,7 Juta Dipecat Tak Hormat

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru