Markas Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Digerebek, Ratusan WNA Diamankan

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa personel Brimob jaga ketat penggerebekan Judol di Perkantoran Hayam Wuruk

Foto Istimewa personel Brimob jaga ketat penggerebekan Judol di Perkantoran Hayam Wuruk

JAKARTA, Detikfaktual.com – Perkantoran di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, dijaga ketat oleh sejumlah personel Brimob pada Sabtu (9/5/2026). Penjagaan dilakukan menyusul penggerebekan yang dilakukan Bareskrim Polri terkait dugaan aktivitas Judi Online (Judol) di gedung tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam penggerebekan itu terdapat ratusan warga negara asing (WNA) yang berada di dalam gedung perkantoran Hayam Wuruk. Mereka berasal dari sejumlah negara seperti Thailand, Vietnam, China, Myanmar, Korea, dan Malaysia.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Soal Gelar Pahlawan untuk Soeharto: Saya No Comment

Para WNA tersebut diduga terlibat dalam sindikat jaringan judi online internasional yang beroperasi di lokasi tersebut.

Sejumlah personel Brimob tampak melakukan pengamanan di sekitar gedung perkantoran yang digunakan untuk aktivitas judol.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi adanya penggerebekan tersebut.

“Iya benar. Lagi penindakan jaringan internasional dan dilakukan pengamanan dari Brimob Polda Metro Jaya,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, dikutip dari kumparan, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga :  Helm Komika Rispo Dicuri, Reskrim Jatiuwung Ringkus Pelaku Kurang dari 24 Jam

Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkapkan lebih lanjut terkait jumlah orang yang diamankan maupun peran para WNA dalam kasus tersebut.

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar. Saat ini tim masih bekerja secara teknis untuk membedah jaringan ini hingga ke akarnya. Rilis lengkap mengenai pengungkapan kasus ini akan segera kami sampaikan segera setelah proses penyelidikan awal dianggap cukup,” tambahnya.

(Rwn)

 

Berita Terkait

Polisi Bekuk 2 Pelaku Curanmor di Barbershop Karawaci, 1 Pelaku Masih DPO
Dibuntuti Polisi, Pria Berinisial YG Pengedar Obat Keras Dibekuk Petugas
Polisi Gagalkan 2.500 Butir Obat Keras Ilegal di Cengkareng
Kobra Kapuk Laporkan Akun Tiktok @Chanelachmadsobari ke Polres Metro Jakarta Barat
Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
Dua Pria Pengedar Obat Keras di Dadap Diciduk Polisi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:37

Polisi Bekuk 2 Pelaku Curanmor di Barbershop Karawaci, 1 Pelaku Masih DPO

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:36

Dibuntuti Polisi, Pria Berinisial YG Pengedar Obat Keras Dibekuk Petugas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:37

Polisi Gagalkan 2.500 Butir Obat Keras Ilegal di Cengkareng

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:52

Kobra Kapuk Laporkan Akun Tiktok @Chanelachmadsobari ke Polres Metro Jakarta Barat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Berita Terbaru