JAKARTA,Detikfaktual.com – Dampak penutupan permanen Jalan Tanggul Timur, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat mulai dikeluhkan pengendara, terutama roda empat. Banyak pengemudi kebingungan karena minim informasi dan rekayasa lalu lintas yang jelas.
Salah satu pengemudi, Rian, mengaku tidak mengetahui adanya penutupan di jalan tanggul timur kapuk karena tidak ada rambu informasi di depan Kapuk Raya.
“Saya dari PIK kalau mau ke Casa Jardin biasa lewat sini, tapi tadi masuk ternyata di tengah di tutup. Tidak ada pemberitahuan atau pengalihan arus,” ujarnya (13/4/2026)
Hal serupa di keluhkan oleh seorang sopir taxi online ,Joni ia mengaku baru melintas dijalan tersebut,”Saya enggak pernah lewat sini, baru ini juga saya abis dari ruko toho dari Bekasi saya mas,jadi ngikutin maps enggak taunya sampai tengah ditutup mana macet lagi,”keluhnya kepada media.
Beruntung, warga sekitar sigap membantu pengendara yang terlanjur masuk. Mereka memberikan petunjuk arah menuju jalur alternatif yang mengarah ke Daan Mogot.
Namun, warga menjelaskan jalur alternatif tersebut memiliki keterbatasan. Kendaraan berukuran besar tidak dapat melintas jalan kapuk sawah sehingga pengemudi harus memutar balik mencari jalur lain.
“Kalau mobil besar tidak bisa lewat sini, harus putar balik. Biasanya lewat jalan pos polisi atau lewat Tanggul Barat,” kata seorang warga.
Warga dan pengendara berharap pihak terkait segera memasang rambu informasi rekayasa lalu lintas agar tidak membingungkan pengendara yang melintas.
(Rwn)








