Pasokan Energi Nasional Dipastikan Aman Meski Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

Kamis, 23 April 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Pertamina foto Istimewa

Kapal Pertamina foto Istimewa

JAKARTA, Detikfaktual.com – Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan pasokan energi nasional tetap dalam kondisi aman meskipun dua kapal milik Pertamina tertahan di Selat Hormuz. Pemerintah menilai situasi tersebut belum mengganggu stabilitas energi dalam negeri.

Dalam keterangannya, Sugiono menegaskan bahwa kondisi energi nasional masih terkendali. Pernyataan itu merujuk pada laporan resmi pemerintah, termasuk data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan dan menjaga distribusi energi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan berarti.

Baca Juga :  Semangat Kepedulian Idul Adha 1447 H/2026, RBPI bersama APPN Sembelih 1 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing


“Posisi energi nasional saat ini relatif aman dan terkendali. Pemerintah terus memastikan pasokan tetap terjaga dengan baik,” kata Sugiono dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (22 /4/2026).

Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia tidak bergantung pada satu jalur distribusi energi. Pemerintah telah menyiapkan berbagai sumber alternatif dari sejumlah negara guna menjaga ketahanan pasokan.

Baca Juga :  Kebakaran Melanda Kawasan Padat Penduduk di Kebon Kosong Jakarta Pusat


Ia juga mengungkapkan bahwa dua kapal Pertamina tersebut membawa sekitar dua juta barel minyak. Volume tersebut dinilai tidak signifikan jika dibandingkan dengan total kebutuhan energi nasional.

“Jika dibandingkan kebutuhan nasional, jumlah itu relatif kecil. Hal ini penting agar masyarakat memahami situasi secara proporsional,” ujarnya menegaskan.

 

(Rwn)

Berita Terkait

Operasi Patuh 2026 Dimulai Besok, Polri Kedepankan Pendekatan Humanis
Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat
Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks
Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks
BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG
1.400 Personel Polres Jakpus Amankan Pertandingan Fifa di SUGBK
Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Enam Motor Hasil Curian Diamankan
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Penindakan ETLE Jadi Prioritas

Komentar

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:28 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Besok, Polri Kedepankan Pendekatan Humanis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:22 WIB

Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:18 WIB

Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:51 WIB

BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:59 WIB

1.400 Personel Polres Jakpus Amankan Pertandingan Fifa di SUGBK

Berita Terbaru