Pelaksanaan MBG di SPPG Petuk Liti Dorong Ekonomi Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, khususnya sebagai tenaga jasa angkut sampah dan limbah dari aktivitas dapur MBG

Warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, khususnya sebagai tenaga jasa angkut sampah dan limbah dari aktivitas dapur MBG

PULANG PISAU,Detikfaktual.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Petuk Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Kegiatan yang berlangsung pada, Sabtu(2/5/2026) turut melibatkan masyarakat dalam mendukung operasional dapur program.

Warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, khususnya sebagai tenaga jasa angkut sampah dan limbah dari aktivitas dapur MBG. Keterlibatan ini menjadi solusi ganda, yakni menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus membuka peluang penghasilan tambahan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng

Partisipasi warga dalam program ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial pemerintah dapat berjalan seiring dengan upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Selain menjamin kelancaran distribusi makanan bergizi, pengelolaan limbah yang tertib juga menjadi bagian penting dalam menjaga standar kesehatan lingkungan.

Pengelola SPPG Petuk Liti menegaskan bahwa sinergi dengan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan program yang berkelanjutan. Dengan melibatkan warga dalam berbagai aspek pendukung, manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan merata.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Masyarakat Diminta Tak Panik

Tak hanya berdampak pada sisi ekonomi, keterlibatan masyarakat juga meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan dan sanitasi lingkungan. Hal ini sejalan dengan tujuan utama MBG yang tidak hanya menitikberatkan pada pemenuhan gizi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Ke depan, kolaborasi antara SPPG dan masyarakat diharapkan terus berkembang sehingga program MBG dapat menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah Kahayan Tengah.

(TP/Rwn)

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Pemerintah Perkuat Sinergi Lintas Jenjang untuk Pendidikan Bermutu
Prabowo Targetkan Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026
Menag: Sembelih Hewan Kurban Diganti Uang Dipastikan Hoaks
Pesona Wisata Alam Baduy Dalam, Negri Kabut di Lebak Banten
101 Orang yang Diamankan saat May Day di Jakarta Akan Dipulangkan Usai Pemeriksaan
Ketum RBPI Desak Korlantas Polri Objektif soal Ketimpangan Penanganan Kecelakaan
May Day, Sopir Truk Geruduk Korlantas Polri Protes Pungli di Jalan
Hadiah May Day 2026 dari Presiden Prabowo untuk Buruh

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:31 WIB

Hardiknas 2026: Pemerintah Perkuat Sinergi Lintas Jenjang untuk Pendidikan Bermutu

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:39 WIB

Prabowo Targetkan Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:04 WIB

Menag: Sembelih Hewan Kurban Diganti Uang Dipastikan Hoaks

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:30 WIB

Pelaksanaan MBG di SPPG Petuk Liti Dorong Ekonomi Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:16 WIB

Pesona Wisata Alam Baduy Dalam, Negri Kabut di Lebak Banten

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan renovasi fasilitas pendidikan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Berita

Prabowo Targetkan Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:39 WIB

Warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, khususnya sebagai tenaga jasa angkut sampah dan limbah dari aktivitas dapur MBG

Berita

Pelaksanaan MBG di SPPG Petuk Liti Dorong Ekonomi Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:30 WIB