Ditjen Hubdat Fokus Tangani ODOL, Gandeng Polri Perkuat Integrasi Data Kendaraan Barang

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ditjen Hubdat Fokus Tangani ODOL, Gandeng Polri Perkuat Integrasi Data Kendaraan Barang

Ditjen Hubdat Fokus Tangani ODOL, Gandeng Polri Perkuat Integrasi Data Kendaraan Barang

JAKARTA, Detikfaktual.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan terus memfokuskan penanganan kendaraan over dimension dan overloading (ODOL) melalui sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan memperkuat kolaborasi bersama Polri dalam integrasi data kendaraan angkutan barang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan mengatakan, penguatan integrasi data dinilai penting lantaran saat ini terdapat perbedaan data kendaraan angkutan barang yang cukup signifikan, mencapai 3,8 juta kendaraan.

“Berbagai upaya mulai dilakukan, termasuk kolaborasi dengan Polri untuk penguatan integrasi data kendaraan angkutan barang yang perbedaannya begitu jauh, yakni 3,8 juta,” kata Aan Suhanan melalui akun Instagram Ditjend Hubdat (6/5/2026)

Baca Juga :  Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Reklame di Kebon Jeruk

Menurutnya, selisih data tersebut menimbulkan persoalan serius karena sebagian kendaraan belum memiliki kejelasan dalam sistem pemerintah, baik terkait legalitas operasional maupun aspek kelaikan kendaraan.

“Saat ini, perbedaan kendaraan barang itu tidak jelas dalam sistem pemerintah terkait kelegalannya dan kelaikannya,” ujarnya.

Aan menegaskan, integrasi data antarinstansi diharapkan mampu memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang beroperasi di lapangan sehingga penanganan ODOL dapat dilakukan lebih efektif dan terukur.

Baca Juga :  Menteri LH ajak Masyarakat Memilah Sampah dari Rumah

“Oleh karena itu, dengan adanya penguatan integrasi data ini dapat membantu pengawasan, sehingga harapan Zero ODOL pada 2027 dapat terwujud,” tambahnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan target Zero ODOL pada tahun 2027. Pemerintah menilai persoalan ODOL tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran aturan lalu lintas, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan, efisiensi biaya logistik, hingga perlindungan infrastruktur jalan dari kerusakan akibat kendaraan bermuatan berlebih.

(An)

Berita Terkait

Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan, Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton
Diguyur Hujan Deras Tebing di Kabupaten Lebak Longsor Akses Jalan Tertutup
APPN Ancam Gerakkan Massa Nasional Jika Keluhan Pengemudi Diabaikan hingga Juli 2026
Diduga Terkait Peredaran Obat Keras, Pria di Sukadiri Ancam Gorok Leher Wartawan
Sopir Truk Mengaku SIM dan Surat Tilang Dilempar di Tol Tangerang-Merak Oleh Oknum PJR
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk
Prabowo Terima Delegasi di Kartanegara saksikan MoU BPI dan Hisense
Khamenei: Trump Buang Hadiah dari China ke Tempat Sampah

Komentar

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:14 WIB

Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan, Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:17 WIB

Diguyur Hujan Deras Tebing di Kabupaten Lebak Longsor Akses Jalan Tertutup

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:44 WIB

APPN Ancam Gerakkan Massa Nasional Jika Keluhan Pengemudi Diabaikan hingga Juli 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:57 WIB

Diduga Terkait Peredaran Obat Keras, Pria di Sukadiri Ancam Gorok Leher Wartawan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:16 WIB

Sopir Truk Mengaku SIM dan Surat Tilang Dilempar di Tol Tangerang-Merak Oleh Oknum PJR

Berita Terbaru