AS dan Qatar Bahas Upaya Akhiri Perang Iran, Teheran Ancam Respons Mengejutkan

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi  Konflik Iran -Amerika

Foto Ilustrasi Konflik Iran -Amerika

Internasional,Detikfaktual.com – Upaya diplomatik terkait konflik Iran terus berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan militer dan tekanan internasional. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio bersama Utusan Khusus Gedung Putih Steve Witkoff dilaporkan menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani di Miami, Sabtu waktu setempat.

Dilansir Axios mengutip dua sumber yang mengetahui pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada upaya mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang di Iran.

Di sisi lain, Iran kembali melontarkan peringatan keras terhadap Amerika Serikat dan sekutunya. Juru bicara militer Iran pada Minggu menyatakan Teheran akan merespons setiap serangan baru dengan opsi-opsi mengejutkan.

Baca Juga :  Pramono Anung Pastikan Jakarta Tidak Akan Terapkan Pemutihan Pajak Kendaraan

Menurutnya, respons tersebut akan melibatkan penggunaan peralatan militer yang lebih canggih, metode peperangan modern, hingga kemungkinan pembukaan arena konflik baru.

Situasi di Iran juga diperburuk dengan gangguan internet nasional yang berkepanjangan. Lembaga pemantau internet NetBlocks melaporkan pemadaman internet di Iran telah memasuki hari ke-72 pada Minggu, dengan total gangguan konektivitas mencapai 1.704 jam.

Sementara itu, Bahrain mengumumkan penangkapan 41 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan ideologi Velayat-e Faqih. Otoritas Bahrain menyebut jaringan tersebut sebagai salah satu kelompok utama yang berhasil diungkap aparat keamanan.

Baca Juga :  Parkir Berbayar Diduga Ilegal di Rusun Pesakih, Rinto SH: Berpotensi Pungli

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan pada Jumat bahwa Washington dapat memperluas pendekatan Project Freedom Plus terhadap Iran apabila proses negosiasi gagal dan kesepakatan damai tidak tercapai.

Di tengah meningkatnya tensi, Komando Pusat AS mengklaim telah melumpuhkan dua kapal tanker minyak kosong berbendera Iran sebelum memasuki pelabuhan Iran di Teluk Oman karena dianggap melanggar blokade AS.

Kantor berita IRGC, Fars News, juga melaporkan adanya bentrokan tersebar antara pasukan Iran dan militer Amerika Serikat di sejumlah titik.

(Ap)

Berita Terkait

Waspada Area Blindspot, Berikut Tips Aman Berkendara
Heboh Petugas Bea Cukai cari Rokok Ilegal di Warung Madura, Razia Resmi bukan di Balaraja
Presiden Prabowo Tinjau Shelter Nelayan Merah Putih di Gorontalo
Markas Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Digerebek, Ratusan WNA Diamankan
Pedagang Hewan Kurban di Jaksel Dilarang gunakan fasos-fasum untuk Berjualan
Cegah PKL kembali, PPSU Kembangan Utara Tata Bantaran Kali Cengkareng Drain dengan Menanam Tanaman Hias
Diaspora Indonesia Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo di Cebu
Kapolri: Reskrim Harus ciptakan Rasa Aman pada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:18 WIB

AS dan Qatar Bahas Upaya Akhiri Perang Iran, Teheran Ancam Respons Mengejutkan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:01 WIB

Waspada Area Blindspot, Berikut Tips Aman Berkendara

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:39 WIB

Heboh Petugas Bea Cukai cari Rokok Ilegal di Warung Madura, Razia Resmi bukan di Balaraja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:13 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Shelter Nelayan Merah Putih di Gorontalo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:18 WIB

Markas Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Digerebek, Ratusan WNA Diamankan

Berita Terbaru

Pengendara penting memahami area blindspot atau titik buta kendaraan besar guna menghindari risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Berita

Waspada Area Blindspot, Berikut Tips Aman Berkendara

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:01 WIB