Ahli Waris Gelar Aksi di Balai Kota, Desak Pemprov DKI Tuntaskan Ganti Rugi Lahan di Kapuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Ahli Waris saat melakukan unjuk rasa di depan balaikota DKI Jakarta

Massa Ahli Waris saat melakukan unjuk rasa di depan balaikota DKI Jakarta

JAKARTA, Detikfaktual.comAhli waris Saanah Binti Sainan bersama tim kuasa hukum dari Forum Ormas Bersatu (FORBES) menggelar aksi damai di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).

Dalam aksi tersebut mereka mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyelesaikan persoalan ganti rugi lahan seluas 9.020 meter persegi.

Lahan yang di klaim Ahli waris tersebut berlokasi di Jalan Tanggul Timur RT 007 RW 10, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Massa membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan kepada Pemprov DKI Jakarta agar memberikan kepastian hukum terkait lahan yang diklaim belum memperoleh penyelesaian selama 45 tahun.

Baca Juga :  kementerian Agama Tetapkan Idul Adha 1446 H Jatuh Pada Tanggal 6 Juni 2025

Pihak ahli waris menilai lahan tersebut telah digunakan untuk pembangunan jalan serta Fasum lainnya oleh pemerintah daerah. Namun, proses kompensasi disebut hingga kini belum tuntas.

Kuasa hukum ahli waris, H. Jaenal Abidin SH, meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera mengambil langkah konkret agar persoalan itu tidak terus berlarut.

“Di tingkat Wali Kota Jakarta Barat persoalan ini tidak menemukan solusi dan justru diarahkan ke Balai Kota. Karena itu kami meminta Gubernur segera membuka ruang audiensi agar hak ahli waris bisa segera diselesaikan,” kata Jaenal.

Persoalan sengketa lahan di kawasan Kapuk, masih menjadi perhatian masyarakat. Konflik tersebut belum menemukan penyelesaian hingga saat ini.

Baca Juga :  Istana Merdeka Memiliki Momen Bersejarah Penting Dalam Acara Kenegaraan.

Kondisi itu berdampak terhadap aktivitas warga dan pengguna jalan sekitar. Sejumlah pihak berharap pemerintah daerah segera memediasi penyelesaian sengketa tersebut.

Penutupan akses oleh pihak ahli waris membuat kendaraan roda empat belum dapat melintas. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu.

Pengendara juga terpaksa mencari jalur alternatif untuk melintas. Warga mengeluhkan mobilitas dan aktivitas ekonomi yang ikut terdampak.

Warga dan pengguna jalan berharap sengketa lahan itu segera menemukan titik terang agar akses jalan dapat kembali digunakan masyarakat.

(Rwn)

Berita Terkait

Satreskrim Polres Tangerang Kota ringkus Pria yang Menganiaya Caddy Golf di Tangerang, Pelaku Ditangkap di Lampung
Pikap Angkut PPSU Tabrak Pohon di Kalideres, Empat Orang Luka-luka
Viral Kerbau ‘Malak’ Pedagang Buah di Palem Cengkareng
Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas usai Kapal Kargo Diberondong di Pantai Oman
Hendra Primitif Sentil Pejabat: Jangan Minta Rakyat Taat Hukum Jika Sendiri Kebal Aturan
Soal Perizinan Penurunan TC di Jaksel Disorot, Kasatlantas Jaktim: Sudah Koordinasi dengan Jakarta Selatan
Pembongkaran TC Proyek Data Center di Tebet Disorot, Proyek di Jaksel Perizinan dari Satlantas Jaktim
Ketum Lesim: Kinerja Hendri Hermawan Layak Diapresiasi, Program Balai Warga Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Komentar

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:32 WIB

Satreskrim Polres Tangerang Kota ringkus Pria yang Menganiaya Caddy Golf di Tangerang, Pelaku Ditangkap di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:31 WIB

Pikap Angkut PPSU Tabrak Pohon di Kalideres, Empat Orang Luka-luka

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:56 WIB

Viral Kerbau ‘Malak’ Pedagang Buah di Palem Cengkareng

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:31 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas usai Kapal Kargo Diberondong di Pantai Oman

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:31 WIB

Hendra Primitif Sentil Pejabat: Jangan Minta Rakyat Taat Hukum Jika Sendiri Kebal Aturan

Berita Terbaru