Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas usai Kapal Kargo Diberondong di Pantai Oman

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel IRGC berpatroli di perairan Teluk Persia (Foto: Istimewa)

Personel IRGC berpatroli di perairan Teluk Persia (Foto: Istimewa)

JAKARTA,Detikfaktual.com – Sebuah kapal kargo dilaporkan ditembaki saat berlayar di lepas pantai Oman, Kamis (26/6/2026). Insiden tersebut kembali memicu kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.

Peristiwa ini terjadi di tengah masih rapuhnya kesepahaman antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait upaya de-eskalasi ketegangan di kawasan.

UK Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebut kapal tersebut terkena rentetan proyektil di sisi kanan lambung pada pukul 14.10 UTC atau sekitar 7,5 mil laut di tenggara Dahit, Oman. Serangan itu juga mengakibatkan kerusakan pada anjungan kapal.

Meski demikian, nakhoda kapal memastikan seluruh awak selamat dan tidak terjadi pencemaran lingkungan akibat insiden tersebut.

Sementara itu, The Wall Street Journal, mengutip dua pejabat senior AS, melaporkan kapal kargo berbendera Singapura tersebut diserang oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) saat melintas di Selat Hormuz.

Insiden itu terjadi setelah Otoritas Selat Teluk Persia Iran mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal yang menggunakan jalur pelayaran di luar koridor yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Sopir Truk Kesulitan Daftar Ulang QR Code BBM Subsidi, Pengajuan Selalu Ditolak hingga Diminta Unggah BPKB

Melalui akun resmi X nya, otoritas tersebut menegaskan kapal yang menggunakan rute tidak sah tidak akan memperoleh jaminan keselamatan pelayaran, perlindungan asuransi, maupun pengaturan pertanggungjawaban.

“Segala konsekuensi yang timbul dari rute yang tidak sah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemilik kapal, penyewa kapal, dan kapten,”katanya (26/6/2026).

Di sisi lain, media yang berafiliasi dengan IRGC melaporkan tiga kapal tanker disebut berbalik arah setelah mendapat peringatan dari Garda Revolusi Iran ketika mencoba melewati koridor pelayaran yang dideklarasikan Amerika Serikat di perairan Oman.

Ketiga kapal tersebut diidentifikasi sebagai Blue Star I milik Uni Emirat Arab (UEA), Azumasan dari Jepang, dan Omega Trader yang juga dikelola perusahaan Jepang.

Akibat meningkatnya risiko keamanan, Organisasi Maritim Internasional (IMO) memutuskan menangguhkan sementara operasi evakuasi kapal di kawasan Teluk Persia.

Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez mengatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan jaminan keselamatan tetap berlaku bagi kapal-kapal yang beroperasi di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Jelang Haji 2026, Polri Bentuk Satgas Khusus Tindak Haji Ilegal

“Jeda ini dimaksudkan untuk menegaskan kembali bahwa jaminan keselamatan yang diperlukan terus diberlakukan untuk kapal-kapal dalam daftar evakuasi kami dan semua kapal di wilayah tersebut,” ujar Dominguez.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bersama para menteri luar negeri Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dalam pertemuan di Manama menegaskan pentingnya pembukaan Selat Hormuz bagi pelayaran internasional tanpa hambatan.

Mereka menyatakan setiap kesepakatan de-eskalasi antara AS dan Iran harus menjamin keamanan kawasan Teluk Persia serta kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Selain itu, para menteri menolak segala bentuk pungutan, biaya tambahan, maupun upaya penguasaan jalur pelayaran tersebut. Menurut mereka, Selat Hormuz harus tetap menjadi jalur transit internasional yang dilindungi hukum internasional.

GCC juga menegaskan bahwa setiap kesepahaman regional harus tetap memperhatikan kepentingan keamanan negara-negara Teluk sekaligus menjaga stabilitas ekonomi kawasan.***

(An)

Berita Terkait

Hendra Primitif Sentil Pejabat: Jangan Minta Rakyat Taat Hukum Jika Sendiri Kebal Aturan
Soal Perizinan Penurunan TC di Jaksel Disorot, Kasatlantas Jaktim: Sudah Koordinasi dengan Jakarta Selatan
Ketum Lesim: Kinerja Hendri Hermawan Layak Diapresiasi, Program Balai Warga Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Langgar Perbup, Truk Tanah Berkeliaran di Kabupaten Tangerang
Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya
Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri
Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap
OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:31 WIB

Hendra Primitif Sentil Pejabat: Jangan Minta Rakyat Taat Hukum Jika Sendiri Kebal Aturan

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:24 WIB

Soal Perizinan Penurunan TC di Jaksel Disorot, Kasatlantas Jaktim: Sudah Koordinasi dengan Jakarta Selatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:46 WIB

Ketum Lesim: Kinerja Hendri Hermawan Layak Diapresiasi, Program Balai Warga Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:14 WIB

Langgar Perbup, Truk Tanah Berkeliaran di Kabupaten Tangerang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya

Berita Terbaru

Gambar tangkapan layar seekor Kerbau berkeliaran

Peristiwa

Viral Kerbau ‘Malak’ Pedagang Buah di Palem Cengkareng

Jumat, 26 Jun 2026 - 12:56 WIB