PT Pelindo Buka Suara Soal Kemacetan di Tanjung Priok

Jumat, 18 April 2025 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Takwim Masuku menyampaikan, Koordinasi terus dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan kemacetan yang terjadi, dipastikan tidak ada system yang bermasalah di Terminal Petikemas

Kepala Kantor KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Takwim Masuku menyampaikan, Koordinasi terus dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan kemacetan yang terjadi, dipastikan tidak ada system yang bermasalah di Terminal Petikemas

Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) akhirnya buka suara menjelaskan persoalan kemacetan yang terjadi di kawasan Tanjung Priok, sejak Rabu Malam hingga Kamis (16-17/2025).

Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Adi Sugiri menyatakan Kemacetan terjadi karena peningkatan aktivitas bongkar muat ini di karenakan kegiatan ritme proses receiving delivery di terminal yang dilakukan secara bersamaan. Hal ini juga bersamaan dengan selesainya masa arus mudik lebaran dan paska pembatasan lalu lintas barang.

Adi juga memastikan tidak ada hambatan yang terjadi akibat dari error sistem baik di Gate Pelabuhan maupun di Terminal Petikemas Pelabuhan Priok, dan dipastikan bahwa Kegiatan Bongkar Muat kapal berjalan lancar tanpa ada kendala.

Salah satu titik kemacetan yaitu pada Terminal NPCT 1 dikarenakan peningkatan volume kendaraan yang melakukan kegiatan receiving delivery petikemas. Data menunjukan peningkatan hampir 100% jumlah truck yang masuk kedalam terminal, dimana secara rata rata jumlah yang masuk kurang dari 2.500 truck namun hari ini mencapai diatas 4.000 truck yang menuju NPCT 1, system operasi yang ada di terminal dan di Common Area pintu masuk menuju NPCT 1 dipastikan normal tanpa kendala.

Adi Sugiri juga menegaskan, “Kami terus berupaya menjaga kelancaran operasional dan memastikan layanan kepada pelanggan tetap berjalan secara optimal meskipun terjadi peningkatan volume logistik dan juga kami tidak berhenti untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu kelancaran pada titik-titik kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok.”

EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok bersama-sama dengan dengan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelanuhan (KSOP) Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Pelabuhan serta Terminal – terminal di lingkungan Pelabuhan melakukan penanganan untuk mengurai kemacetan ini, diantaranya memaksimalkan area area buffer dan lapangan yang bisa dijadikan kantong parkir dan

melakukan pengalihan lalu lintas truck kedalam gate pos 9, Pelindo juga memberikan minuman dan makanan agar mencegah supir – supir truck mengalami kelelahan, kehausan dan kelaparan.

Kepala Kantor KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Takwim Masuku menyampaikan, Koordinasi terus dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan kemacetan yang terjadi, dipastikan tidak ada system yang bermasalah di Terminal Petikemas dan kami meminta untuk para operator terminal melakukan percepatan dalam pelayanan receiving delivery dan memaksimalkan buffer – buffer yang tersedia, kami juga menyampaikan terima kasih atas support dari kepolisian yang sangat cepat membantu proses mengurai kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Diharapkan kedepan terminal juga dapat mengatur jumlah gate pass harian untuk receiving delivery sehingga tidak terjadi lonjakan yang sangat signifikan,” ujar Takwim diakhir penyampaiannya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Pelabuhan, AKBP. Martuasah Tobing, menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan koordinasi dengan Polres Jakarta Utara dan melakukan upaya optimal untuk mengurai kemacetan bersama dengan PFSO Pelabuhan serta melakukan pengalihan dan rekayasa lalu lintas, kami juga memastikan keamanan kepada para supir truck bahwa didalam pelabuhan tidak ada premanisme dan pungli. Segera laporkan jika masih terdapat pungli, pungkas Kapolres Pelabuhan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengoplos Gas Bersubsidi

(Imam)

Berita Terkait

Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat
Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks
Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks
BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG
1.400 Personel Polres Jakpus Amankan Pertandingan Fifa di SUGBK
Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Enam Motor Hasil Curian Diamankan
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
Truk Bermuatan Besi Terperosok ke Got di Kapuk, Sopir Mengaku Mengantuk

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:22 WIB

Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:18 WIB

Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:51 WIB

BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:59 WIB

1.400 Personel Polres Jakpus Amankan Pertandingan Fifa di SUGBK

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:11 WIB

Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Enam Motor Hasil Curian Diamankan

Berita Terbaru