Home / HUKUM / TNI

Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan TNI AL di Perairan Kepri

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TNI Angkatan Laut (AL) bersama tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 2,6 ton methamphetamine atau sabu cair di perairan

TNI Angkatan Laut (AL) bersama tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 2,6 ton methamphetamine atau sabu cair di perairan

BATAM, DETIKFAKTUAL.com – TNI Angkatan Laut (AL) bersama tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 2,6 ton methamphetamine atau sabu cair di perairan Kepulauan Riau (Kepri)

Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi TNI AL bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, dan Polri dalam memperkuat pengawasan jalur laut yang kerap dimanfaatkan jaringan penyelundupan narkotika.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga :  Febrie Adriansyah Minta Seluruh Barang Sitaan Dikembalikan, Termasuk Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar

Selain sekitar 2,6 ton sabu cair, petugas juga menemukan sekitar 1,57 juta batang rokok ilegal. Sebanyak 10 awak kapal berkewarganegaraan Myanmar turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Berkat mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut. Menurut dia, keberhasilan pengungkapan itu membuktikan sinergi antarlembaga dalam menjaga wilayah perairan Kepulauan Riau.

“Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas dan kolaborasi antarlembaga dalam menjaga wilayah perairan Kepulauan Riau terus berjalan dengan baik,” ujar Berkat.

Ia menegaskan TNI AL, khususnya Kodaeral IV, akan terus memperkuat koordinasi dengan BNN, Bea Cukai, Polri, dan instansi terkait dalam memberantas peredaran serta penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

Baca Juga :  Panglima TNI Ikuti Ziarah Nasional dan Renungan Suci HUT ke-81 RI di TMP Kalibata

Menurut Berkat, luasnya wilayah perairan Kepri dan posisinya yang berada di jalur pelayaran internasional menjadi tantangan dalam pengawasan.

“Sinergitas, koordinasi, pertukaran informasi, dan kerja sama antar instansi menjadi sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan,” tegasnya.

TNI AL menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan laut untuk mencegah Kepulauan Riau dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkotika ke Indonesia.*

(Timred)

Follow WhatsApp Channel detikfaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari 110 Polisi Tangkap Pelajar bawa 8 Paket Narkotika di Sepatan
Tarik Paksa Kendaraan Disertai Penganiayaan, Debt Collector di Cengkareng Diamankan Polisi
TNI AL Latihan Tempur Jarak Dekat bersama Marinir Korsel di Bogor
Massa Gelar Aksi di PN Jaksel Tolak Praperadilan Febrie Ardiansyah
Pabrik Uang Palsu di Tangsel Digerebek, Satu Polisi Terluka
Bareskrim Polri Bongkar Tindak Pidana Business Email Compromise, Kerugian Capai Rp5,6 Miliar
10 Kali Beraksi Residivis Curanmor di Benda akhirnya Dibekuk Polisi
27 Kilogram Sabu dari Aceh Gagal Dikirim ke Tangerang, Polisi Tangkap 2 Pria
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Berawal dari 110 Polisi Tangkap Pelajar bawa 8 Paket Narkotika di Sepatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tarik Paksa Kendaraan Disertai Penganiayaan, Debt Collector di Cengkareng Diamankan Polisi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:33 WIB

TNI AL Latihan Tempur Jarak Dekat bersama Marinir Korsel di Bogor

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Massa Gelar Aksi di PN Jaksel Tolak Praperadilan Febrie Ardiansyah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Pabrik Uang Palsu di Tangsel Digerebek, Satu Polisi Terluka

Berita Terbaru