Festival Akulturasi Betawi-Tionghoa di Kamal Sambut HUT Jakarta ke-499

Minggu, 21 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Akulturasi Budaya Betawi dan Tionghoa digelar di Taman Pandawa, RT 08/RW 02, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (21/6/2026).

Festival Akulturasi Budaya Betawi dan Tionghoa digelar di Taman Pandawa, RT 08/RW 02, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (21/6/2026).

JAKARTA,Detikfaktual.com – Menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta, Festival Akulturasi Budaya Betawi dan Tionghoa digelar di Taman Pandawa, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam keberagaman yang telah lama berkembang di Jakarta.

Festival Akulturasi Budaya Betawi-Tionghoa secara resmi dibuka oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan budaya.

Kegiatan yang menampilkan perpaduan budaya Betawi dan Tionghoa ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.

Menurut Iin, festival tersebut menjadi bukti kuatnya semangat keberagaman dan kerukunan masyarakat di Jakarta Barat.

“Ini luar biasa karena akulturasi budayanya sangat terasa. Jakarta Barat memiliki kekayaan budaya yang beragam dengan masyarakat yang hidup guyub dan rukun,” ujar Iin dalam sambutannya.

Baca Juga :  Sejarah dan Asal Usul Seni Budaya Silat

Ia menjelaskan, festival tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Jakarta, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya yang perlu terus dilestarikan. Dalam budaya Betawi, misalnya, terdapat tradisi menjunjung tinggi etika dan sopan santun kepada orang tua.

Selain itu, seni bela diri silat dan tradisi berpantun juga menjadi simbol keberanian, perjuangan, serta sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Budaya Betawi dan Tionghoa memiliki nilai-nilai positif yang mencerminkan semangat kebersamaan dan pembangunan wilayah. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi ruang berkumpul warga setiap tahunnya,” katanya.

Iin berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam festival tersebut dapat terus menjaga Jakarta Barat sebagai wilayah yang aman, nyaman, dan harmonis.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Betawi, Mujamil, mengatakan festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta sekaligus upaya memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga :  THM 126 Tetap Buka Meski Izin Belum Jelas, DPRD Kabupaten Tangerang Dinilai Tak Tegas

“Acara ini menjadi salah satu agenda kemeriahan HUT DKI Jakarta. Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan menikmati berbagai kegiatan budaya yang telah disiapkan di Taman Pandawa,” ujarnya.

Festival menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional, kolaborasi budaya Betawi dan Tionghoa, hingga atraksi barongsai yang mencerminkan harmonisasi budaya yang telah tumbuh dan berkembang di Jakarta selama bertahun-tahun.

Masih di lokasi yang sama, Lurah Kamal, Edy Sukarya, menegaskan bahwa Jakarta merupakan kota yang inklusif dan terbuka bagi berbagai suku, budaya, serta latar belakang masyarakat.

“Dalam sejarahnya, budaya Betawi tumbuh melalui interaksi dengan berbagai budaya, baik dari Nusantara maupun mancanegara, seperti Arab, Belanda, Portugis, dan lainnya. Karena itu, Betawi bisa disebut sebagai miniatur budaya dunia,” ungkapnya.

(Kbr/Rwn)

Berita Terkait

Ketua PC HIKMAHBUDHI Tangsel Bantah Isu Senior Arahkan Dukungan di Kongres, Ajak Kader Jaga Persatuan
RBPI Apresiasi Solidaritas All Kom DKI Jakarta Bersatu dalam Santunan Anak Yatim
Komunitas Pengemudi DKI Jakarta Bersatu Santuni 76 Anak Yatim di Waduk Pluit, Perkuat Solidaritas Antar Komunitas
Media Siber ifakta.co Gelar Santunan Yatim dan Jompo, Ustaz Matin Isi Tausiyah Muharram 1448 H
Haji Robert Kembali Berbagi kasih, Bagikan Sembako kepada 500 Pengemudi Ojol di Penjaringan
Semangat Kepedulian Idul Adha 1447 H/2026, RBPI bersama APPN Sembelih 1 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing
KSOP Pulang Pisau Sembelih 2 Sapi dan 3 Kambing pada Idul Adha 1447 H
Komunitas Sopir DKI Gelar Kopsan di Jakut, Perkuat Solidaritas

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:17

Ketua PC HIKMAHBUDHI Tangsel Bantah Isu Senior Arahkan Dukungan di Kongres, Ajak Kader Jaga Persatuan

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:50

RBPI Apresiasi Solidaritas All Kom DKI Jakarta Bersatu dalam Santunan Anak Yatim

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:23

Komunitas Pengemudi DKI Jakarta Bersatu Santuni 76 Anak Yatim di Waduk Pluit, Perkuat Solidaritas Antar Komunitas

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:09

Media Siber ifakta.co Gelar Santunan Yatim dan Jompo, Ustaz Matin Isi Tausiyah Muharram 1448 H

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:36

Festival Akulturasi Betawi-Tionghoa di Kamal Sambut HUT Jakarta ke-499

Berita Terbaru