Tangerang,Detikfaktual.com – Proyek pembangunan saluran air, normalisasi kali, dan betonisasi di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, pelaksana proyek diduga membagikan sejumlah uang kepada puluhan oknum wartawan. Dugaan ini muncul sebagai upaya menutupi kekurangan volume atau kualitas pekerjaan di lapangan.
Dugaan tersebut mencuat setelah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyaksikan langsung aktivitas pembagian uang tersebut, dikutip dari Targetberita.co.id. Menurut sumber tersebut, uang tunai dibagikan oleh perwakilan pemborong berinisial R.
“Banyak oknum wartawan yang diberi uang oleh pihak pemborong melalui seseorang berinisial R. Kami tentu mempertanyakan apa tujuan di balik pembagian uang tersebut,” ujar warga Minggu (13/9/2026)
Warga mengkhawatirkan tindakan tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya menyuap pers agar tidak mempublikasikan potensi kecurangan dalam proyek infrastruktur tersebut. Jika fungsi pengawasan media bungkam, masyarakat khawatir kualitas fisik bangunan tidak akan optimal dan cepat rusak.
“Kalau oknum wartawannya sudah diberi uang, kami menduga kuat pengerjaan proyek ini banyak diselewengkan sehingga hasilnya tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan,” pungkasnya.
Senada dengan hal itu, M, salah seorang warga lainnya, mengaku kebingungan dengan maraknya pembagian uang kepada oknum wartawan oleh R. Menurutnya, R diketahui sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap wartawan yang datang ke lokasi proyek.
M juga menyoroti persoalan lain, yakni tidak adanya kejelasan mengenai tanah hasil galian normalisasi kali. “Untuk normalisasi kali, tanah yang digali dibuang kemana juga tidak ada kejelasannya,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun perwakilan pemborong berinisial R belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pembagian uang yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat.
(Rd)












