ITW Desak Pemerintah Siapkan ‘Panggung Demokrasi’ demi Cegah Kerusuhan saat Unjuk Rasa

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan  (foto.istimewa)

Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan (foto.istimewa)

JAKARTA – Aksi unjuk rasa (unras) sebagai salah satu upaya untuk menyampaikan aspirasi di depan umum, telah memicu peristiwa kerusuhan yang merugikan semua pihak. Rusaknya berbagai sarana prasarana lalu lintas maupun layanan publik telah memberikan dampak buruk serta memicu rasa tidak nyaman dan aman bagi masyarakat.

Indonesia Traffic Watch (ITW) mengingatkan semua pihak agar peristiwa yang terjadi menjadi momentum untuk mewujudkan demokrasi yang aman dan damai. Serta demokrasi yang tidak menggangu aktifitas dan produktifitas masyarakat.

Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan mendesak pemerintah khususnya Pemprov DKI segera merespon dengan menyiapkan lokasi/tempat untuk dijadikan ‘panggung demokrasi’.

Baca Juga :  11 Personel Polisi Terluka, 1 Kritis; Pengemudi Ojol Tewas dalam Kericuhan Aksi Massa di Jakarta


Menurut Edison Siahaan, ‘panggung demokrasi’ akan dijadikan sebagai ajang bagi pihak-pihak yang akan menggelar unras atau menyampaikan aspirasi. Dilokasi tersebut juga dihadirkan pihak-pihak terkait yang disebut oleh kelompok yang sedang menggelar unjuk rasa.

Sehingga, unras atau penyampaian aspirasi sebagai bentuk demokrasi yang diatur dalam ketentuan yang berlaku berjalan tanpa mengganggu aktifitas dan produktifitas masyarakat lainnya.

“ Peristiwa kerusuhan baru-baru ini hendaknya menjadi momentum yang harus segera direspon untuk menyiapkan ‘panggung demokrasi’,” kata Edison Siahaan.

Dia mengingatkan, pemerintah agar segera mewujudkan pembuatan ‘panggung demokrasi’. Selain untuk mencegah atau meminimalisir potensi terjadinya aksi kerusuhan saat menggelar unras, juga bentuk nyata dari pemerintah konsisten menjaga demokrasi yang nyaman dan damai bisa berlangsung di negeri ini.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Kerahkan 4.531 Personel Gabungan Pengamanan Aksi Buruh di DPR


ITW optimis, unras dan proses menyampaikan pendapat sebagai bagian dari demokrasi bisa berjalan dengan kondusif, bila pemerintah serius.

“ Semua pihak ingin melihat aksi dalam bentuk unras tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas,” tegas Edison Siahaan.

Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama berada dalam rasa khawatir setiap aksi unras berlangsung. Ditambah lagi dengan dampak Kemacetan lalu lintas yang meresahkan.

Berita Terkait

Usai Memberi Arahan ke Ketua DPRD, Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang
Pertemuan 5 Jam di Kremlin, Prabowo dan Putin Perkuat Kerja Sama Strategis
Selat Hormuz Jadi Kartu As Iran dalam Negosiasi dengan AS di Islamabad
Tokoh Nasional Ramai Bergabung ke PSI, Grace Natalie: Perkuat Kepengurusan di Daerah
Prabowo Resmikan Munas XVI IPSI 2026–2030, Tegaskan Pencak Silat sebagai Jati Diri Bangsa
Serius Berantas Korupsi, Pemerintah Selamatkan Ratusan Triliun dari Kawasan Hutan Ilegal
Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Anggaran Dinilai Cukup
China Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak Terbesar di Dunia, Picu Kekhawatiran Internasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:11 WIB

Usai Memberi Arahan ke Ketua DPRD, Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang

Selasa, 14 April 2026 - 09:15 WIB

Pertemuan 5 Jam di Kremlin, Prabowo dan Putin Perkuat Kerja Sama Strategis

Senin, 13 April 2026 - 22:04 WIB

Selat Hormuz Jadi Kartu As Iran dalam Negosiasi dengan AS di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 - 19:03 WIB

Tokoh Nasional Ramai Bergabung ke PSI, Grace Natalie: Perkuat Kepengurusan di Daerah

Sabtu, 11 April 2026 - 14:56 WIB

Prabowo Resmikan Munas XVI IPSI 2026–2030, Tegaskan Pencak Silat sebagai Jati Diri Bangsa

Berita Terbaru