William Soroti Penertiban Pak Ogah dan Jukir Liar: Setelah di Tangkap Bukan Dibina, Tapi Dihukum

Jumat, 17 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi Pak Ogah

Gambar ilustrasi Pak Ogah

JAKARTA, Detikfaktual.com – Fenomena pak ogah, juru parkir liar, dan aksi premanisme di Jakarta dinilai belum tertangani secara tuntas. Meski telah dilakukan penertiban, para pelaku kerap kembali muncul beberapa hari setelah diamankan.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana, menyoroti kondisi tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut penindakan yang dilakukan selama ini belum memberikan hasil maksimal.

Menurutnya, Satpol PP memang rutin melakukan penertiban di lapangan. Namun, para pelaku umumnya hanya menjalani pembinaan di Dinas Sosial selama tiga hari.

Setelah masa pembinaan selesai, mereka kembali ke lokasi semula dan mengulangi aktivitas yang sama. Kondisi ini dinilai membuat persoalan terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas.

“Pak ogah, jukir liar, dan premanisme yang sudah ditangkap, 3 hari kemudian pasti ada lagi. Satpol PP menangkap, lalu 3 hari dibina di Dinas Sosial. Masalah tidak akan selesai,” kata William diakun Instagram resminya yang dilihat detikfaktual (17/4/2026).

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Shared post on

Embed Instagram Post Code Generator

Situasi tersebut dinilai tidak menimbulkan efek jera bagi para pelaku. Akibatnya, upaya penertiban yang dilakukan selama ini dianggap belum efektif.

William pun mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah lebih tegas dalam menangani persoalan tersebut. Ia mengusulkan pembentukan satuan tugas gabungan bersama kepolisian.

Baca Juga :  Ketum RBPI Desak Korlantas Polri Objektif soal Ketimpangan Penanganan Kecelakaan

Ia juga menekankan perlunya penerapan sanksi hukum yang tegas terhadap para pelaku. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

“Gubernur harus membentuk satgas gabungan dengan Polisi. Setelah ditangkap bukan dibina, tapi dihukum,” ujarnya.

Dengan penanganan yang lebih komprehensif dan penegakan hukum yang konsisten, persoalan pak ogah, jukir liar, dan premanisme diyakini dapat ditekan secara signifikan.

(Rwn)

Baca Juga :  Polsek Sepatan Tangkap Pengedar Sabu, 13 Paket Narkotika Siap Edar Diamankan

Berita Terkait

Dua Pria Pengedar Obat Keras di Dadap Diciduk Polisi
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026
Polsek Cipondoh Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 530 Butir Tramadol Disita
Motor Digelapkan dengan Modus Gadai Berhasil Ditemukan, Polsek Ciledug Kembalikan kepada Pemiliknya
Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal di Kosambi, Dua Pelaku Diamankan
PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Polsek Sepatan Bongkar Peredaran Sabu, Pria 26 Tahun Ditangkap dengan Barang Bukti 8,22 Gram
Forum Pemred: Respons Hotman Merendahkan Profesi Wartawan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:22

Dua Pria Pengedar Obat Keras di Dadap Diciduk Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:14

Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:43

Polsek Cipondoh Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 530 Butir Tramadol Disita

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:16

Motor Digelapkan dengan Modus Gadai Berhasil Ditemukan, Polsek Ciledug Kembalikan kepada Pemiliknya

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:34

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal di Kosambi, Dua Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

Polisi tangkap Dua pria  setelah diduga memperjualbelikan obat daftar G tanpa izin edar di kawasan Jalan Raya Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi

Hukum & Kriminal

Dua Pria Pengedar Obat Keras di Dadap Diciduk Polisi

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:22

The Virgin Siap Guncang GBK, LokaryaFest 2026 Padukan Olahraga, Musik, dan UMKM

Berita

Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Sabtu, 25 Jul 2026 - 09:14