Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Soroti Penjagaan Perlintasan sejak Jaman Belanda

Selasa, 28 April 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Presiden Prabowo saat menjenguk korban kecelakaan KAI di Bekasi

Foto Istimewa Presiden Prabowo saat menjenguk korban kecelakaan KAI di Bekasi

BEKASI,Detikfaktual.com – Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat pada,Senin (27/4/2026) malam. Dalam kunjungannya, ia menyoroti minimnya penjagaan di sejumlah perlintasan kereta api yang dinilai menjadi salah satu faktor kecelakaan.

“Kita akan segera melakukan investigasi bagaimana kejadiannya. Secara garis besar, memang kita perhatikan banyak lintasan kereta api yang tidak dijaga,” ujar Prabowo saat menjenguk korban, Selasa (27/4/2026).

Selain itu, Prabowo mengungkapkan telah menyetujui usulan Pemerintah Kota Bekasi terkait pembangunan flyover di sejumlah titik perlintasan. Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz-2026 Tangkap Dua Anggota KKB Bintang Timur di Oksibil


“Pemerintah Bekasi telah mengajukan pembangunan flyover karena wilayah ini padat. Kereta api sangat penting dan mendesak, saya sudah setujui segera di bangun flyover langsung dari bantuan presiden,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di berbagai daerah yang belum dilengkapi penjagaan memadai.

“Kemudian dijawa juga ada 1800 titik perlintasan yang seperti ini,saya kira dari jaman belanda sudah berapa puluh tahun. Sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu,”katanya

Baca Juga :  Polisi Turun ke Warga, Ngopi Kamtibmas Bahas Kejahatan Anak dan Pinjol Meresahkan

Pemerintah berencana melakukan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan keselamatan di titik-titik perlintasan yang rawan kecelakaan.

“Nanti akan kita perbaiki semua, apakah dengan menambah pos penjagaan atau membangun flyover. Jika diperhitungkan, anggarannya sekitar Rp4 triliun. Karena ini sangat penting dan demi keselamatan, kita harus keluarkan itu,” tutupnya.

(Rwn)

Berita Terkait

Lansia Nyaris Jadi Korban Penculikan di PIK, Polisi Buru Pelaku yang Terekam CCTV
Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya
Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Polisi Imbau Hindari Sudirman-Thamrin
Demo ke Naikan BBM di Cikini tidak Ada Pemberitahuan di Bubarkan Polisi
Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap
OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya
Sengketa Lahan di Kapuk Memanas, Ahli Waris Tolak SP1 dan Tantang Kecamatan Tertibkan Bangli di Tanggul Barat yang Berdiri di Tanah Negara

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Lansia Nyaris Jadi Korban Penculikan di PIK, Polisi Buru Pelaku yang Terekam CCTV

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:24 WIB

Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:51 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Polisi Imbau Hindari Sudirman-Thamrin

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:32 WIB

Demo ke Naikan BBM di Cikini tidak Ada Pemberitahuan di Bubarkan Polisi

Berita Terbaru